• RUANG IKLAN

    Ruang ini disewakan untuk pemasangan iklan banner.

26 Oktober 2025

Polsek Barusjahe dan Sat Reskrim Polres Tanah Karo Berhasil Ungkap Kasus Pencurian di Sekolah Dasar, Satu Pelaku Diamankan

SumutJaya.com, Karo - Unit Reskrim Polsek Barusjahe bersama Sat Reskrim Polres Tanah Karo berhasil mengungkap kasus pencurian yang terjadi di SD Negeri No. 044839 Bulanjahe, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo. Satu orang pelaku berinisial STT (34), warga Desa Sukapilihen, Kecamatan Tigapanah, berhasil diamankan petugas pada Sabtu(25/10/2025) sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Sakti, Kecamatan Kabanjahe.

Kapolsek Barusjahe, AKP Budi Edwin M. Naibaho, S.A.P., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan pihak sekolah yang kehilangan sejumlah barang inventaris. “Petugas segera melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari pihak sekolah. Dari hasil penyelidikan, kami berhasil mengidentifikasi dan mengamankan pelaku beserta barang bukti hasil curian,” ujarnya.

Peristiwa pencurian tersebut diketahui pada Rabu (22/10/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, saksi bernama Nia Daniati tiba di sekolah dan mendapati pintu ruang guru sudah dalam keadaan terbuka. Di atas meja ditemukan sebilah parang, sementara kunci dan gembok lemari penyimpanan barang inventaris telah dirusak.

Setelah diperiksa bersama saksi lainnya, diketahui beberapa barang hilang, di antaranya 7 unit tablet Advan Galilea, 1 unit Infocus IN-112XV, 1 unit modem perangkat jaringan, serta 1 unit fingerprint Solution X302-S.

Dari tangan tersangka STT, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain 1 bilah pisau bergagang kayu, 1 unit Infocus IN-112XV, 1 unit fingerprint Solution X302-S, 1 unit tablet Advan Galilea, dan 1 obeng bunga yang diduga digunakan untuk mencongkel gembok lemari.

"Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan saat berada di pinggir jalan kawasan Kabanjahe. Saat ini, tersangka sudah kami amankan di Mapolsek Barusjahe untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” tambah Kapolsek.

Atas perbuatannya, STT dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-5 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, karena dilakukan dengan cara merusak gembok dan di tempat umum (fasilitas pendidikan). Pelaku terancam pidana penjara maksimal 7 tahun.

Sementara itu, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H, S.I.K, M.M, M. Tr. Opsla, melalui Kasat Reskrim AKP Eriks R, S.T,. memberikan apresiasi atas keberhasilan personel Polsek Barusjahe dalam mengungkap kasus tersebut. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Sat Reskrim dan seluruh Polsek jajaran menjadi kunci dalam mempercepat pengungkapan kasus-kasus kejahatan di wilayah Kabupaten Karo.

"Keberhasilan ini merupakan bukti nyata kerja sama yang solid antara Sat Reskrim Polres Tanah Karo dan Polsek jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami akan terus mendukung setiap upaya Polsek di lapangan dalam mengungkap tindak pidana secara cepat, tepat dan profesional,” ujar Kasat Reskrim. (Sumber Humas Polres Karo).

Reporter: Jan Gt/ Erwin.sebayang/Hendri Situmorang

Editor    : Fajar Trihatya,SE

Share:

25 Oktober 2025

Polres Tanah Karo Temukan Ratusan Batang Tanaman Ganja di Hutan Sibuaten Kec. Merek

SumutJaya.com, Tanah Karo (Sumut). – Kepolisian Resor Tanah Karo bersama unsur Forkopimda Kabupaten Karo melakukan pengecekan lokasi penemuan tanaman yang diduga narkotika golongan I jenis ganja di wilayah hukum Polsek Tigapanah, tepatnya di kawasan Perjuman Huruk Huta (Kerangen) atau hutan Sibuaten, Desa Pancur Batu, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sabtu(25/10/2025) sekira pukul 09.00 WIB.

Penemuan ini berawal dari informasi warga masyarakat yang melaporkan adanya tanaman mencurigakan yang diduga merupakan ganja tumbuh di kawasan hutan tersebut. Menindak lanjuti laporan itu, petugas gabungan segera turun ke lokasi pada Jumat(24/10/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.

“Setelah dilakukan pengecekan di lokasi, benar ditemukan tanaman yang diduga narkotika jenis ganja sebanyak kurang lebih 400 batang,” ungkap Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., M.M., M.Tr. Opsla, Sabtu(25/10), saat cek ke TKP.

Keesokan harinya, Sabtu (25/10/2025), kegiatan pencabutan dan pemusnahan tanaman ganja dilaksanakan secara bersama oleh Forkopimda Kabupaten Karo, Kabag Ops, Kabag Ren, Kasat Narkoba, serta Forkopimcam Merek. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 400 batang tanaman ganja dicabut dari lokasi.

Adapun rincian penanganan di lapangan, sebanyak 15 batang ganja disisihkan sebagai barang bukti, sementara 385 batang lainnya langsung dimusnahkan di lokasi dengan disaksikan oleh Forkopimda Karo, aparat TNI-Polri, serta unsur pemerintah Kecamatan Merek dan Desa Pancur Batu.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., Dandim 0205/TK Letkol Inf Robet Panjaitan, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., M.M., M.Tr. Opsla., Kabag Ops AKP Junista Tarigan, Kabag Ren Kompol M. Tobing, S.H., Kasat Narkoba AKP Harjuna Bangun, S.Sos., M.H., Kapolsek Tigapanah AKP Dedy Ginting, S.H., serta Camat Merek Bartholomeus Barus, M.Si., dan unsur Forkopimcam lainnya.

Kapolres Tanah Karo menyampaikan bahwa setelah kegiatan pemusnahan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah lanjutan berupa penerbitan laporan polisi model A, pemeriksaan saksi, pengiriman barang bukti ke Labfor, gelar perkara, serta proses penyelidikan terhadap pelaku yang bertanggung jawab atas penanaman ganja tersebut.

“Seluruh batang ganja yang ditemukan telah diamankan dan dimusnahkan di lokasi, sementara sebagian disisihkan untuk barang bukti. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan guna mengungkap siapa pelaku penanaman,” tegas AKBP Eko Yulianto.

Dengan temuan ini, Polres Tanah Karo menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika hingga ke akar-akarnya, termasuk terhadap upaya penanaman dan produksi ilegal yang merusak generasi muda. (Sumber Humas Polres Tanah Karo)         

Reporter : Jan Gt.         |Editor : Fajar Trihatya SE

Share:

Sinergi Polri dan Masyarakat, Polsek Barusjahe Kawal Kegiatan Jalan Santai Indomaret di Desa Sukanalu

SumutJaya.com, Barusjahe,Tanah Karo( Sumut) — Jajaran Polsek Barusjahe Polres Tanah Karo melaksanakan tugas pengamanan (PAM) kegiatan Gerak Jalan Santai yang diselenggarakan oleh pihak Indomaret Desa Sukanalu, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, Sabtu(25/10/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini berlangsung semarak dengan diikuti oleh sekitar 100 peserta dari masyarakat Desa Sukanalu. Acara dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti door prize, permainan mobil lezen, dan hiburan musik yang menghadirkan suasana gembira di tengah masyarakat.

Dalam pelaksanaan pengamanan, Kapolsek Barusjahe AKP Budi Edwin M. Naibaho, S.A.P. bertindak sebagai Koordinator PAM, dengan didampingi personel antara lain Aiptu Kristo Barus (Kasium), Aiptu P. Bukit (PS. Panit Intelkam), Aiptu D. Karo-karo (PS. Panit Samapta), dan Aiptu Ronal Sembiring (Bhabinkamtibmas).

Pelepasan peserta Gerak Jalan Santai dilakukan oleh Aiptu Ronal Sembiring, yang mewakili Kapolsek Barusjahe. Adapun rute kegiatan dimulai dari depan Indomaret Desa Sukanalu menuju Jalan Umum Desa Sukanalu, Simpang Empat, Jambur Desa Sukanalu, hingga ke Cagar Budaya Putri Hijau, dan kembali finish di Indomaret Desa Sukanalu

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Sukanalu Edy Eden Sitepu, Kepala Toko Indomaret Anwar Kacaribu, serta para staf Indomaret dan masyarakat sekitar.

Kapolsek Barusjahe AKP Budi Edwin M. Naibaho, S.A.P. menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan seperti ini merupakan wujud pelayanan Polri terhadap masyarakat.

"Kami siap hadir dalam setiap kegiatan masyarakat untuk memberikan rasa aman dan menjaga kondusifitas wilayah. Sinergi antara Polri dan masyarakat harus terus dipelihara,” ujarnya.

Dengan berakhirnya kegiatan Gerak Jalan Santai tersebut, masyarakat Desa Sukanalu tampak antusias dan mengapresiasi kehadiran Polsek Barusjahe yang selalu sigap menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya. (Sumber Humas Polres Tanah Karo)                        

Reporter : Jan Gt.          Editor : Fajar Trihatya SE

Share:

Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan Pimpin Operasi Pemusnahan 1 Rante Ladang Ganja di Hutan Sibuatan Pancur Batu

SumutJaya.com, Karo. -Kodim 0205/TK memusnahkan seluas satu rante ladang ganja di Hutan Sibuatan Desa Pancur Batu Kecamatan Merek Kabupaten Karo, Sabtu 25/10/2025. Operasi pemusnahan ladang ganja ini dipimpin langsung Komandan Kodim (Dandim) 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan didampingi Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Kejaksaan Negeri Karo Darwis Burhansyah SH.MH, Tim Intel Kodam I/BB, Tim Intel Korem 023/KS, Intel Kodim 0205/TK beserta puluhan personel lainnya.

Letkol Inf Robert Panjaitan mengatakan, pemusnahan ladang ganja ini merupakan komitmen strategis antara TNI Kodim 0205/TK, BNN, Polisi, pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Karo, agar generasi pemuda terhindar dari ancaman bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, salah satunya ganja.

“Hari ini kita melaksanakan pemusnahan ladang ganja seluas satu rante dengan taksiran ratusan batang ganja, 15 batang tadi dibawa ke Polres Tanah Karo untuk barang bukti, yang 385 batang tadi langsung kita musnahkan di tkp bersama Wakil Bupati Karo, Kapolres Tanah Karo dan tamu undangan lainnya. Kita cabuti tadi, lalu dimusnahkan dengan cara dibakar di lokasi ,” terang Dandim.

Dijelaskan Dandim, penemuan ladang ganja berawal dari laporan masyarakat kepada Babinsa Koramil 02/TP dan Danramil langsung melaporkan kepada saya. Saat diperoleh laporan warga tentang lahan ganja tersebut, saya langsung memerintahkan Pasi Intel Kapten Arm Rajiman Girsang untuk terjun ke lokasi guna memastikan laporan warga tersebut.

Setelah perencanaan yang cukup dan matang, maka Kodim 0205/TK, Tim Intel Kodam, Tim Intel Korem 023/KS dibantu masyarakat setempat segera melaksanakan operasi pencarian dan pemusnahan ladang ganja dengan menyusuri perbukitan Sibuatan Desa Pancur Batu Kecamatan Merek. 

Akibat medan yang sulit dan terjal, tim yang dipimpin Pasi Intel Kapten Arm Rajiman Girsang dan Timnya terpaksa harus menapak kaki kurang lebih 1 Kilometer untuk bisa sampai ke lokasi ladang ganja.

“Giat patroli yang kita gelar ini menempuh perjalanan sekitar 2 dan di lokasi kita menemukan ladang ganja seluas satu rante dengan ukuran 20×20 meter persegi. Rata-rata ketinggian batang ganja berkisar 3 meter, dan usia tanaman bervariasi, kisaran 8-12 bulan,” ungkap Dandim.

Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan menambahkan lahan ganja yang ditemukan di perbukitan Sibuaten ini diduga bukan yang pertama kali ditanami ganja oleh OTK, sehingga pentingnya dilakukan pengawasan yang bertujuan untuk mencegah wilayah-wilayah pedalaman kembali ditanami tanaman terlarang ganja.

Ia mengemukakan, pemberantasan narkoba ini merupakan salah satu nawa cita pemerintah Presiden Prabowo, agar generasi muda dapat terhindar dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba salah satunya ganja. “Oleh sebab itu, kita berharap kepada masyarakat agar menanam tanaman yang produktif yang lebih bermanfaat dan tidak melanggar hukum,” pungkas Letkol Inf Robert Panjaitan.(Bn)

Jurnalis : Erwin. Sebayang 

Media    : Sumut Jaya.com 

Editor     : Fajar Trihatya, SE

Share:

Terima SK PPPK Kemenag, Dirman Tumangger Tetap Bersyukur Meski Tinggal Sebulan Mengabdi

SumutJaya.com, Salak Pakpak Bharat. - Tidak banyak orang yang mampu tersenyum selebar Dirman Tumangger hari itu. Sosok petugas keamanan di MTsN Pakpak Bharat, baru saja menerima SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), kabar yang sudah lama ia nantikan. Namun, di balik sukacitanya, terselip kenyataan lain bahwa masa baktinya hanya tersisa satu bulan saja.

Meski begitu, Dirman tidak menunjukkan sedikit pun kesedihan. Justru semangat dan rasa syukurnya terpancar kuat. “Ini pencapaian yang sudah lama saya impikan. Walau masa tugas saya tinggal sebentar, saya bangga akhirnya bisa merasakan menjadi abdi negara,” ujarnya dengan mata berkaca saat menerima SK, Kamis (23/20/2025).

Selama hampir lima tahun, ia menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga keamanan madrasah dengan ketulusan dan kesetiaan yang tak pernah pudar. Dari pagi hingga sore, ia hadir di gerbang sekolah, menyapa guru dan siswa dengan senyum ramah yang menjadi ciri khasnya. Ia tahu betul arti kata “pengabdian”, bekerja bukan hanya semata karena gaji, tetapi karena cinta terhadap amanah.

Perjalanan menuju pengangkatan sebagai PPPK tentu tidaklah mudah. Ia harus melalui proses panjang mulai dari pendaftaran, seleksi berkas, hingga menunggu pengumuman yang tak kunjung datang. Namun, semua penantian itu terbayar ketika namanya akhirnya tertera dalam daftar penerima SK.

"Saya sangat berterima kasih kepada Kementerian Agama atas kesempatan ini. Saya juga bersyukur kepada keluarga dan rekan kerja yang selalu mendukung saya dari awal hingga akhir,” ungkapnya dengan bangga dan penuh rasa syukur.

Kini, meski hanya sebulan masa baktinya sebagai PPPK, Dirman ingin menghabiskan waktu itu dengan penuh makna. Ia tetap menjalankan tugas seperti biasa yakni menjaga madrasah dengan sepenuh hati.

“Bagi saya, pengabdian bukan diukur dari lamanya waktu, tapi dari ketulusan hati, Walaupun waktu saya tidak lama lagi, saya tetap bersemangat karena akhirnya bisa merasakan menjadi abdi negara” katanya pelan, namun tegas. Dirman Tumangger pun menjadi bukti bahwa semangat untuk mengabdi tak pernah mengenal kata terlambat.

Bagi Dirman, pelantikan ini menjadi penutup yang indah dari perjalanan panjang pengabdiannya. Ia membuktikan bahwa ketulusan, kesabaran, dan dedikasi dalam bekerja akan selalu menemukan balasannya, meski datang di penghujung waktu.(RZS/GIN)

Share:

Tiga Tugas Penting Toba Caldera adalah Konservasi, Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat

SumutJaya.com, Medan. -General Manager Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (BPTCUGGp), Dr Azizul Kholis tegas menyebutkan keunikan keanekaragaman geologi, budaya dan hayati di wilayah Toba Caldera mesti jadi manfaat. Banyak hal yang bisa dilakukan seperti konservasi, edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Nama UNESCO yang melekat membuat badan pengelola otomatis ikut menjaga kelestarian Danau Toba. Tentunya hal ini harus berkat dukungan 7 Kabupaten di sekitar Danau Toba.

"Kami bertugas untuk melakukan pengembangan Kaldera Toba dalam bidang konservasi, edukasi dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya pada Coffee Morning Geopark For Journalists di Boos Coffee Jalan Suka Cerdas, Kota Medan, Sabtu (25/10/2025) didampingi Manager Promosi, Publikasi dan Kerjasama BPTCUGGp Tikwan Raya Siregar.

Kinerja BPTCUGGp membutuhkan jalinan kerja dengan banyak pihak. Termasuk jurnalis, yang diharapkan bisa membantu publikasi dan menyiarkan informasi terkait kegiatan Geopark.

"Seluruh dunia bisa mengetahui berbagai informasi terkait Caldera Toba itu tentu juga karena tulisan-tulisan dari jurnalis. Ketika saya ke Chile tempo hari, mereka membaca berita dari jurnalis, mereka translate melalui AI," ujarnya.

Manager Divisi Pengelolaan Warisan Geologi, Keragaman Geologi, Keragaman Biologi dan Keragaman Budaya BP Geopark Kaldera Toba, Petrus Parlindungan Purba mengatakan keberadaan Toba Caldera mempunyai peran utama di bidang konservasi dan pendidikan. Bahkan merupakan salah satu pusat penelitian dunia yang berkaitan dengan sejarah hidup manusia.

"Dari peristiwa terbentuknya Kaldera Toba, kita bisa mengetahui adanya perubahan kehidupan dunia akibat letusan yang dikenal denga istilah super vulcano sekitar 74 ribu tahun lalu. Dan banyak lagi hal yang bisa kita pelajari dan teliti dari Kaldera Toba," katanya.

Manager Divisi Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan BP Toba Caldera, Debbie Riauni Panjaitan menyatakan pengakuan UNESCO adalah menguatkan badan pengelola menjadikan Danau Toba sebagai tujuan konservasi dan pendidikan yang nantinya memberikan dampak ke pemberdayaan masyarakat.

"Dalam empat tahun kedepan kita akan terus melakukan pengembangan seperti penambahan geosite dan juga meningkatkan sumber daya manusia,. Karena Toba Caldera menjadi site yang memiliki pengaruh besar secara global yang harus dikelola dengan keterlibatan masyarakat," katanya.(Rel/Red)

■Fajar Trihatya

Share:

24 Oktober 2025

Polres Tanah Karo Gelar Patroli Malam Cegah Balap Liar dan Tawuran di Kota Kabanjahe

SumutJaya.com, Tanah Karo (Sumut) — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Polres Tanah Karo melaksanakan kegiatan patroli malam pada Kamis (23/10/2025) sekira pukul 23.30 WIB di seputaran wilayah Kota Kabanjahe.

Kegiatan patroli ini dipimpin oleh Pawas AKP Andita Sitepu, S.H., M.H., bersama Padal IPDA Herwansyah dan IPDA Elwin H. Hutagaol, S.H., serta didukung oleh personel Piket Sipropam dan piket fungsi.

Patroli dilakukan secara menyeluruh di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas seperti aksi balap liar, tawuran antar remaja, maupun tindak kriminalitas lainnya.

Melalui kegiatan ini, jajaran Polres Tanah Karo terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pada malam hari.

Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah hukum Polres Tanah Karo dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.

AKP Andita Sitepu menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin seperti ini merupakan bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat. “Kami akan terus meningkatkan kegiatan preventif agar masyarakat merasa terlindungi dan situasi Kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya. (Sumber Humas Polres Tanah Karo )                           

Reporter : Jan Gt.                Editor : Fajar Trihatya SE

Share:

PD Pemuda Panca Marga Sumut – LVRI SUMUT Ikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Peringatan Hari Pahlawan

SumutJaya.com, Medan. -Pimpinan Daerah Pemuda Panca Marga Provinsi Sumatera Utara,

Ikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025.

Pada hari Jumat 24 Oktober 2025 di Ruangan Rapat 1 lantai 2 kantor Gubernur Sumatera Utara Jln. Diponegoro No 30 Medan.

Dalam Hal ini Wakil ketua PD PPM LVRI SUMUT Jefry Edward Sebayang Menyampaikan Apresiasi kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara yang telah melibatkan PD.PPM LVRI dalam Rapat perencanaan Hari pahlawan di Sumatera Utara.

Bangsa yan Besar adalah Bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya , khususnya Pahlawan yang berjuang memerdekakan Bangsa ini .

Tanpa mereka Tidak akan ada Republik ini, ucap Jefry Sebayang.

Sebagai keturunan Pejuang Kemerdekaan RI, kami mendukung Pemerintah daerah yg sangat antusias untuk persiapan Hari pahlawan nanti , sebagai organisasi anak keturunan pejuang kemerdekaan Indonesia tidak lupa juga mengucapkan terimakasih kepada Seluruh jajaran Panitia yg terlibat di acara hari pahlawan nanti .

Kepada Bapak Panglima Kodam 1/Bukit barisan

Kapolda Sumatera Utara

Panglima Kosek 1

Komandan kodaeral 1

Komandan lanud Soewondo Medan

Komandan Winko III Kopasgad


Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Dan seluruh Panitia yg ikut hadir dalam rapat tadi yg tidak dapat saya sebut satu persatu .

Rapat hari ini akan saya sampaikan juga sebagai laporan kepada Ketua Umum PP.PPM LVRI bung BERTO IZAAK DOOKO

PPM LVRI tetap mendukung kinerja pemerintah, akhir kata dari Jefry Sebayang.

Pengurus PD.PPM LVRI yg hadir dalam rapat tersebut mewakili Ketua PD .PPM SUMUT Tirta Yasa Sembiring Adalah

1. Andrean Ketaren wakil sekretaris PD.PPM LVRI SUMUT

2. YANTI BARUS Wakil ketua bidang peranan wanita

3. Y Suprapto, Dandenma Resimen II YUDHA PUTRA. (*).

Jurnalis: Erwin Sebayang

Sumber: (Pengurus PD.PPM- LVRI SUMUT)

Editor: Fajar Trihatya, SE

Share:

Polres Tanah Karo Terbitkan DPO Lima Terduga Pelaku Pembunuhan, Satu Tersangka Berhasil Ditangkap Berkat Informasi Masyarakat

SumutJaya.com, Karo. -Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanah Karo resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap lima terduga pelaku tindak pidana sebagaimana tercantum dalam Nomor: DPO/71–75/2025/RESKRIM, berdasarkan LP/A/14/X/2025/SPKT/POLRES TANAH KARO/POLDA SUMUT tertanggal 10 Oktober 2025. Kelima nama tersebut masing-masing Rizal Ginting, Karnito, David, Karnies Jaya Zalukh, dan Bimbim Raihander Sinuhaji, terkait kasus pembunuhan di Sungai Lau Biang dengan korban Sozisokhi Lase (20).

Satu Tersangka Berhasil Diamankan Berkat Informasi dari Masyarakat

Upaya pencarian membuahkan hasil setelah petugas berhasil menangkap salah satu tersangka, yaitu Safrizal Pratama Ginting, warga Gg. Purba, Kelurahan Lau Cimba, Kecamatan Kabanjahe.

Penangkapan dilakukan pada Selasa(25/11)  sekira pukul 00.20 WIB, setelah Tim Opsnal mendapatkan informasi akurat mengenai keberadaan tersangka yang berada di sebuah rumah di Gg. Rukun, Kelurahan Lau Cimba.

Mendapatkan laporan itu, Kanit 1 Reskrim IPDA Henry Iwanto Damanik, S.H bersama tim langsung menuju lokasi dan berhasil mengamankan tersangka tanpa perlawanan. Selanjutnya, tersangka dibawa ke Mako Polres Tanah Karo untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Apresiasi Dukungan dan Informasi dari Masyarakat

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, AKP Eriks R., S.T, menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada warga yang telah berperan aktif memberikan informasi sehingga proses penangkapan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat.

“Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang telah membantu memberikan informasi. Ini bukti bahwa sinergi antara petugas keamanan dan masyarakat berjalan nyata di lapangan. Tanpa dukungan masyarakat, pengungkapan kasus ini tidak akan secepat ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap para DPO lainnya, dan mengharapkan masyarakat untuk dapat memberikan informasi bila mengetahui, untuk membantu proses penyelidikan.


Media   : Sumut Jaya.com 

Jurnalis: Erwin.Sebayang 

Editor    : Fajar Trihatya, SE

Share:

Sat Lantas Polres Tanah Karo Gelar Kegiatan Jumat Berkah, Dipimpin Langsung Kasat Lantas AKP Andita Sitepu, SH

SumutJaya.com, Tanah Karo (Sumut).– Dalam wujud kepedulian terhadap sesama, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Karo melaksanakan kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Tanah Karo, AKP Andita Sitepu, SH.

Dengan semangat berbagi, AKP Andita Sitepu menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk nyata kepedulian dan empati terhadap masyarakat. “Memberi bukan karena berlebih, tetapi karena rasa peduli,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Sat Lantas Polres Tanah Karo berharap dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong serta kepedulian sosial di lingkungan sekitar. ( Sumber Humas Polres Tanah Karo )                           

Reporter : Jan Gt.          Editor : Fajar Trihatya SE

Share:

Sat Lantas Polres Tanah Karo Gelar Sosialisasi Opsen Pajak PKB dan BBN-KB di Kecamatan Laubaleng dan Mardingding

SumutJaya.com, Tanah Karo (Sumut)- Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepatuhan pajak kendaraan bermotor, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Karo bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan Sosialisasi Opsen Pajak PKB dan BBN-KB di wilayah Kabupaten Karo, Kamis (23/10/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Camat Laubaleng, Kecamatan Laubaleng, Kabupaten Karo, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Sosialisasi ini diikuti oleh para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Laubaleng dan Mardingding.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Lantas Polres Tanah Karo AKP Andita Sitepu, S.H., M.H, didampingi Kanit Regident IPDA Feri P.M. Sigalingging, S.H., Aipda Robetta Sitepu, dan Brigadir Tio P. Tarigan. Turut hadir pula perwakilan dari Kabid Pendataan dan Pelayanan Kabupaten Karo, Kepala UPT Samsat Kabanjahe, Jasa Raharja, Camat Laubaleng, Camat Mardingding, serta seluruh lurah dan kepala desa di kedua kecamatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, AKP Andita Sitepu menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada aparatur desa mengenai pentingnya optimalisasi penerimaan pajak daerah, khususnya pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB).

"Melalui kegiatan ini, kami berharap para kepala desa dan lurah dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyosialisasikan pentingnya membayar pajak kendaraan kepada masyarakat. Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” ujar AKP Andita Sitepu.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor, seperti kelengkapan surat-surat dan kepemilikan kendaraan yang sah, guna mendukung ketertiban dan keamanan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Karo.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan lancar dan interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan dan aktif memberikan pertanyaan seputar pelaksanaan opsen pajak PKB dan BBN-KB di tingkat desa.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polres Tanah Karo, UPT Samsat, Jasa Raharja dan pemerintah kecamatan maupun desa dapat terus terjalin dalam upaya meningkatkan kesadaran pajak dan tertib berlalu lintas di masyarakat. ,(Sumber Humas Polres Tanah Karo )                           

Reporter : Jan Gt.          Editor : Fajar Trihatya SE

Share:

Aktivis NTB Desak Kejati dan Kejari Dompu Bongkar Dugaan Korupsi Proyek RTH Karijawa

SumutJaya.com, Mataram. -Jaringan aktivis Nusa Tenggara Barat (NTB) mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu untuk segera mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Proyek yang dikerjakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dompu itu dinilai sarat penyimpangan dan berpotensi merugikan keuangan negara.

Para aktivis menilai kasus tersebut merupakan persoalan serius karena diduga kuat terjadi mark up anggaran dan adanya indikasi praktik korupsi yang belum disentuh secara tegas oleh aparat penegak hukum. Mereka menyesalkan lambannya respons Kejati NTB dan Kejari Dompu yang hingga kini dinilai belum menunjukkan langkah nyata dalam penyelidikan kasus itu.

“Berbagai upaya sudah kami tempuh, termasuk aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Dompu pada Kamis, 16 Oktober 2025. Namun hingga saat ini belum ada tindakan tegas dari pihak kejaksaan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten,” ungkap salah satu perwakilan jaringan aktivis NTB.

Proyek pembangunan RTH tersebut diketahui berlokasi di bekas Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Dompu, dengan pagu anggaran sebesar Rp2.050.000.000,00 dan nilai kontrak Rp2.030.775.165,00. Proyek yang seharusnya menghadirkan fasilitas hijau dan ruang publik bagi masyarakat itu justru diduga kuat menjadi ajang permainan anggaran.

Kasus dugaan mark up dan penyimpangan tersebut sebenarnya telah masuk dalam penanganan Kejaksaan Negeri Dompu. Namun, hingga kini belum ada kejelasan yang memuaskan dari pihak kejaksaan, sehingga menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat dan aktivis.

Lebih ironis lagi, proyek RTH Karijawa ternyata telah berlanjut ke tahap II, padahal persoalan pada tahap pertama belum diselesaikan. Parahnya, pelaksana proyek pada tahap lanjutan masih menggunakan CV yang sama dengan pelaksana tahap pertama.

“Berdasarkan hasil kajian kami, jika proyek tahap pertama sudah bermasalah, maka seharusnya pembangunan tahap kedua tidak dilanjutkan. Ini menunjukkan adanya kejanggalan serius dan dugaan pembiaran dari pihak terkait,” tegas para aktivis NTB.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dompu ketika dikonfirmasi menyebutkan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menentukan pemenang tender proyek tersebut. Pernyataan ini justru memperkuat dugaan adanya permainan dan campur tangan pihak lain dalam proses pelaksanaan proyek RTH Karijawa.

“Pernyataan dari Kepala DLH itu semakin memperjelas dugaan kami bahwa ada pihak-pihak tertentu yang bermain di balik proyek ini. Kami mendesak Kejati NTB dan Kejari Dompu agar segera menindaklanjuti kasus ini secara transparan dan profesional, tanpa tebang pilih,” pungkas jaringan aktivis NTB. (Rel/Red/Dr)

Share:

Kain Tenun Sipirok, Kipang Madina Hingga Kopi Sidikalang Meriahkan IES Forum dan Expo 2025

SumutJaya.com, Mataram. -Menteri Agama RI Nasaruddin Umar membuka secara resmi kegiatan Indonesia Ekonomi Syariah (IES) Forum dan Expo 2025 yang diselenggarakan di Islamic Center (IC) Hubbul Wathan Mataram, Kamis (23/10/2025). 

Acara ini merupakan forum strategis yang mempertemukan para pelaku, akademisi, praktisi, dan pengambil kebijakan ekonomi syariah dari seluruh Indonesia.

Menag Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pengembangan ekonomi syariah tidak berarti syariahtisasi atau perubahan peraturan di Indonesia. "Tidak sama sekali. Tetap kita adalah negara Pancasila. Tapi ada sebuah prospek ke depan yang perlu kita garap," ungkapnya.

Ia mencontohkan negara-negara Barat seperti Inggris yang justru gencar mengembangkan dan menjadi rujukan bagi para ahli ekonomi syariah modern. Saat ini, banyak negara, termasuk Thailand dan Jepang, berlomba-lomba dalam proses produk halal karena adanya daya tarik investor yang berorientasi pada pasar halal yang sangat besar. Jepang, yang dulu kesulitan mencari makanan halal, kini mudah ditemukan restoran halal di mana-mana.

Menag juga menyoroti perhatian Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa terhadap pasar muslim dunia yang mencapai 1,3 miliar umat. Negara-negara ini berlomba menciptakan produk halal untuk menarik devisa dari Timur Tengah dan Indonesia.

Pada acara pembukaan Indonesia Ekonomi Syariah (IES) Forum dan Expo 2025  ini Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag MM didampingi Plt. Kepala Bagian Tata Usaha, Dr. Muksin Batubara berkunjung ke stand Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara. 

Stand Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara menampilkan produk produk Sumatera Utara baik itu karya seni, panganan lokal maupun komoditas lokal seperti kain Ulos Batak, kain Ulos Sipirok, kain tenun Sipirok, kain Songket Batubara, kopi Madina, kopi Sidikalang, madu sidikalang, kipang dan dodol madina juga produk kerajinan dengan motif khas Sumatera Utara.

Kakanwil menyampaikan bahwa perkembangan ekonomi syariah di Indonesia terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar menjadi pusat ekonomi syariah global. Pemerintah Indonesia.

 “ Ini merupakan upaya kita bersama untuk mendorong percepatan perkembangan ekonomi syariah”, tambahnya.

IES Forum dan Expo 2025 ini dilaksanakan tanggal 24 s.d. 26 Okotber 2025 yang merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk pengembangan ekonomi syariah yang berkelanjutan.

Share:

660 PPPK Tahap II Non Optimalisasi Kemenag Sumut Terima SK Pengangkatan

SumutJaya.com, Medan. -  Sebanyak 13.224 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II (Non Optimalisasi) Formasi Tahun 2024 di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia resmi dilantik secara serentak pada Kamis (23/10/2025).

Pelantikan nasional tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., melalui Zoom Meeting, sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK secara simbolis kepada perwakilan peserta.

Untuk wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, sebanyak 660 PPPK menerima SK pengangkatan. Prosesi pelantikan dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara diwakili Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf Dr.H. Zulfan Efendi

Dalam sambutannya Kabid Penais Zakat dan Wakaf menyampaikan ucapan selamat kepada para PPPK yang baru dilantik semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pelantikan hari ini bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi awal dari pengabdian baru. Jadilah ASN yang berorientasi pada pelayanan, berkomitmen menjaga integritas, dan mengutamakan kepentingan masyarakat serta institusi,” ungkapnya.

Zulfan menyampaikan momentum ini menjadi pengingat penting bahwa menjadi ASN bukan sekadar status, tetapi komitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara, terutama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan berkeadilan di Sumatera Utara.

Turut hadir pada pelantikan ini Pembimas Katolik , Pembimas Buddha dan Ketua Tim Kerja pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara. (Sumber Humas)

■Fajar Trihatya

Share:

23 Oktober 2025

Pemko Tebing Tinggi Bangun Turap Pengaman Di Sei Bahilang Bandar Sono 2025

SumutJaya.com, Tebing Tinggi. -Pemerintah kota Tebingtinggi melalui Dinas PU PR membangun Turap / Dinding tembok penahan di pinggir Sei Bahilang kelurahan bandar sono sepanjang 76 meter dengan ketiinggian 3,5 meter.

Hal itu disampaikan Kabid Pengairan Wahyu ST  didampingi Dirtek Arpan menjawab pertanyaan media dikantornya Jalan Gunung Leuser hari Jumat 24 Oktober 2025.

Kepada media , Wahyu ST lebih lanjut mengatakan bahwa pembangunan Turap di percayakan kepada CV Ataila Sinergi dengan nilai Rp 784 juta ,805 ribu bersumber dari APBD 2025 dengan masa pelaksanaan 120 hari  kakender jelasnya ke media.

Di lokasi proyek media  meihat dan monitoring bahwa pekerjaan sedang berlangsung.

Media sempat meminta komentar  warga yakni Opung manulang link 7 kel bandar sono.

Kepada media, Opung Manullang atas nama warga masyarakat sangat senang dan berterimakasih kepada pemko dalam hal ini Walikota Tebing Tinggi H Iman Irdian Saragih SE.

"Pembangunan Turap ini selain mencegah banjir dan cegah erosi juga tentu menguatkan tanah di bantaran sei Bahilang ini ujarnya " ke media penuh suka cita.

Pewarta: Aguswan

Share:

BERITA UTAMA

BPSK Kota Pematangsiantar memberikan sosialisasi perlindungan konsumen kepada Mahasiswa Fakultas Hukum USI

  SumutJaya.com, Pematangsiantar. -Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen ( BPSK) menggelar kegiatan sosialisasi perlindungan konsumen kepada ...

Image

PASANG IKLAN DI SINI

Image

Arsip Blog

PASANG IKLAN DI SINI

Image
Image