• RUANG IKLAN

    Ruang ini disewakan untuk pemasangan iklan banner.

Tampilkan postingan dengan label Berita Pematang Siantar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Pematang Siantar. Tampilkan semua postingan

02 September 2026

Selamat Milad BKPRMI ke-49, Transformasi Gerakan Pemuda Remaja Masjid Menuju Indonesia Emas 2045

SumutJaya.com, Pematangsiantar. -Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) memperingati Hari Ulang Tahun ke-49, yang jatuh pada pada tanggal 3 September 2026.

Dengan mengusung tema, Transformasi Gerakan Pemuda Remaja Masjid Menuju Indonesia Emas 2045

BKPRMI menegaskan komitmennya sebagai organisasi kaderisasi umat dalam mencetak generasi Qurani yang berakhlak, berprestasi, dan berdaya saing global.

Selama 49 tahun, BKPRMI telah menjadi rumah pembinaan bagi Pemuda dan Remaja Masjid di seluruh Indonesia. 

Dari TPA, TPQ, hingga forum remaja masjid, BKPRMI terus bergerak memakmurkan masjid dan membangun peradaban bangsa melalui Al-Qur'an.

Ketua BKPRMI Kecamatan Siantar Utara, Ryan Fachreza mengatakan :

 Di usia ke-49 ini, BKPRMI harus bertransformasi. Kita tidak hanya fokus pada pembinaan ibadah, tapi juga pada penguatan SDM, literasi digital, wirausaha, dan kepemimpinan dengan tujuannya menyiapkan Pemuda Remaja Masjid sebagai pilar utama Indonesia Emas 2045.

Peringatan Milad ke-49 ini menjadi momentum refleksi dan konsolidasi seluruh kader BKPRMI se-Kota Pematang Siantar, terkhusus Kecamatan Siantar Utara untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam membangun Indonesia yang maju, adil, dan berkeadaban, ucapnya

Dirgahayu BKPRMI ke-49. Bersama BKPRMI, Mewujudkan Generasi Qurani Menuju Indonesia Emas 2045.(*)

Reporter : Hery CS

Share:

16 Agustus 2026

DHC Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Kota Pematangsiantar dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI 81 gelar Ziarah ke Makam Pahlawan

SumutJaya.com,Pematangsiantar-Dalam rangka  memperingati HUT Kemerdekaan RI 81 dan menghormati jasa para pahlawan, Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (DHC-BPK 45) Kota Pematangsiantar menggelar kegiatan Ziarah  di Taman Makam Pahlawan ( TMP Nagur) Kota Pematangsiantar,Minggu (16/8/2026).

Kegiatan khidmat ini diikuti oleh seluruh jajaran pengurus DHC-BPK 45 Kota Pematangsiantar dengan mengenakan batik khas DHC BPK 45.

 Rangkaian acara diawali dengan penghormatan di depan Tugu Makam Pahlawan( Nagur) dan Ziarah ke Pusara Pahlawan.

Sekretaris Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Kota Pematangsiantar ( Drs Azhar Nasution) menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ke makam Pahlawan merupakan program DHC BPK45 setiap tahunnya,dengan tujuan sebagai wujud nyata untuk menjaga Jiwa,Semangat,Nasional Kejuangan 45 dan mengenang sejarah perjuangan para Pahlawan dalam merebut Kemerdekaan Republik Indonesia

Lanjutnya melalui ziarah ini kami ingin meneladani pengorbanan para pahlawan. Semangat kemerdekaan dan nasionalisme harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi muda, ujarnya.

Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Kota Pematangsiantar berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan persatuan di tengah masyarakat(*)

■ Hery CS

Share:

12 Agustus 2026

Andika Prayogi Sinaga Sosialisasi Perda No 2 Tahun 2026 Tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal

SumutJaya.Com-Pematangsiantar. -Saat anggota DPRD Siantar, Andika Prayogi Sinaga SE  melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No 2 Tahun 2026 tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal, masyarakat tampak begitu aktif mengajukan beberapa pertanyaan.

Saat anggota DPRD Siantar, Andika Prayogi Sinaga SE  melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No 2 Tahun 2026 tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal, masyarakat tampak begitu aktif mengajukan beberapa pertanyaan.

Terkait dengan Perda No 2 Tahun 2026 ini merupakan Inisiatif dari DPRD Kota Pematangsiantar yang manfaat nya akan di rasa kan oleh masyarakat karena berkaitan dengan perlindungan tenaga kerja lokal ucap nya.

Melalui Perda yang di maksud Perusahaan atau pun investor yang masuk ke Kota Pematangsiantar wajib mengutamakan tenaga kerja lokal untuk di pekerjakan maka nya masyarakat harus memahami tentang Perda No 2 Tahun 2026 ini ucap politisi Partai Hanura 

Disinggung juga Perda  No 3 Tahun 2023 tentang Insentif Tenaga Pendidik pada Pendidikan Nonformal Bidang Keagamaan yang juga merupakan usulan dari DPRD Pematangsiantar.

Perda itu mengatur tentang pemberian honor, khususnya kepada guru mengaji maupun guru sekolah minggu. Untuk itu, bagi yang belum terdaftar, diminta segera mendaftar ke rumah ibadah masing-masing.

“Saya bersama tim juga akan membantu yang belum terdaftar ucap nya "

Sementara Doharni Bunga Sijabat dari Sekretariat DPRD dalam sambutan nya mengatakan "Bahwa Pemko Pematangsiantar melalui Dinas Ketenagakerjaan melakukan inventarisasi tenaga kerja lokal paling sedikit satu tahun sekali ucap nya.

Proyeksi penyerapan tenaga kerja lokal didasarkan ke butuhan tenaga kerja pada pemberi kerja ucap nya.

Dijelaskan juga, tenaga kerja lokal harus mendaftar diri kepada Dinas Ketenagakerjaan  untuk mendapatkan Kartu Siap Kerja atau 1D melalui pendaftaran akun siap kerja yang berlaku dua tahun

Perusahaan yang tidak mengutamakan tenaga kerja lokal untuk mengisi lowongan pekerjaan sesuai klasifikasi yang dibutuhkan, akan mendapat sanksi secara berjenjang. Antara lain  sanksi administrasi, teguran lisan, peringatan tertulisi, pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara bahkan sampai pencabutan izin.

BPK Supangat Salah seorang undang yang hadir mempertanyakan terkait tenaga kerja lokal untuk mengisi peluang kerja seperti sektor bangunan,tukang las kemudian bagaimana dengan warga yang lanjut usia yang juga butuh perhatian agar diberi perkerjaan seperti berjualan ucap nya

Menjawab pertanyaan salah satu warga Andika Prayogi Sinaga mengatakan Dalam Perda yang sudah di papar kan tersebut Sudah jelas ada berbagai keterangan hanya saja masyarakat wajib mengikuti prosedur yang berlaku ucap nya.

Di akhir pertemuan Andika Prayogi mengapresiasi  seluruh peserta Sosper yang begitu antusias menyajukan pertanyaan tetapi berlangsung akrab dan  penuh kekeluargaan dibarengi dengan candaan sehingga suasana Sosper berlangsung efektif. (AMB)

Share:

06 Agustus 2026

PLN UP3 Pematangsiantar Tingkatkan Kompetensi Petugas Yantek Melalui Upskilling Berbasis Keselamatan, Pelayanan, dan Keandalan

SumutJaya. com,Pematangsiantar–PT PLN (Persero) UP3 Pematangsiantar terus berkomitmen meningkatkan kompetensi dan profesionalisme petugas pelayanan teknik (Yantek) melalui kegiatan Upskilling Petugas Yantek Tahun 2026 yang diikuti oleh seluruh petugas Yantek dari 10 Unit Layanan Pelanggan (ULP) di lingkungan kerja PLN UP3 Pematangsiantar.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga batch, yaitu :

Batch I pada 22–23 Juli 2026

Batch II pada 29–30 Juli 2026

Batch III pada 5–6 Agustus 2026.

Pelaksanaan secara bertahap ini bertujuan agar seluruh petugas memperoleh pembekalan yang optimal sekaligus memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan dengan baik.

Kegiatan upskilling dibuka secara resmi oleh Manager PLN UP3 Pematangsiantar, Ramses Manalu, yang dalam arahannya menekankan pentingnya peningkatan kompetensi sebagai bekal utama dalam memberikan pelayanan yang aman, profesional, dan berkualitas kepada masyarakat.

Selama pelatihan, para peserta menerima materi yang dirancang untuk memperkuat kompetensi teknis maupun nonteknis. Materi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) disampaikan oleh TL K3L PLN UP3 Pematangsiantar, Erdiansyah, yang menekankan pentingnya budaya keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan pekerjaan.

Selanjutnya, Asisten Manager Jaringan dan Konstruksi Distribusi, Herman Parlindungan Siahaan, menyampaikan materi mengenai regulasi hukum yang menjadi landasan dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan, sehingga setiap petugas memahami hak, kewajiban, serta tanggung jawabnya dalam menjalankan tugas.

Dari sisi pelayanan pelanggan, Asisten Manager Niaga dan Pemasaran, Reagen C.H. Saragih, memberikan pembekalan mengenai penerapan budaya PS4 (Penampilan, Sikap, Senyum, Salam, dan Sapa) sebagai standar pelayanan yang harus diterapkan oleh setiap petugas saat berinteraksi dengan pelanggan.

Tidak hanya teori, kegiatan juga dilengkapi dengan pembahasan mengenai operasi dan pemeliharaan gardu distribusi, praktik lapangan, serta penyegaran kembali terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pekerjaan, guna memastikan seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan pekerjaan sesuai standar perusahaan dan prinsip keselamatan kerja.

Manager PLN UP3 Pematangsiantar, Ramses Manalu, mengatakan bahwa petugas Yantek merupakan ujung tombak perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus menjadi representasi PLN di tengah masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

"Petugas Yantek memiliki peran yang sangat strategis karena mereka adalah garda terdepan yang berhadapan langsung dengan pelanggan dan bertanggung jawab menjaga keandalan sistem kelistrikan. Melalui upskilling ini, kami ingin memastikan seluruh petugas memiliki kompetensi teknis yang mumpuni, memahami aspek keselamatan kerja, mematuhi regulasi, serta mampu memberikan pelayanan prima melalui penerapan budaya PS4. Dengan sumber daya manusia yang kompeten, kami optimis kualitas layanan dan keandalan kelistrikan kepada masyarakat akan terus meningkat," ujar Ramses.

Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Pematangsiantar berharap seluruh petugas Yantek semakin siap menghadapi tantangan di lapangan dengan tetap mengedepankan budaya Safety First, profesionalisme, serta pelayanan yang berorientasi pada kepuasan pelanggan. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu langkah nyata PLN dalam mendukung pelayanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.(*)

Reporter: Hery CS.

Share:

01 Agustus 2026

Subhan Jaroza Purba Terpilih Menjadi Ketua DPK BKPRMI Siantar Timur Periode 2026–2029


SumutJaya.com, Pematangsiantar — Musyawarah pemilihan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) BKPRMI Siantar Timur menghasilkan kepengurusan baru setelah Subhan Jaroza Purba terpilih sebagai ketua untuk periode 2026–2029. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di Aula Kantor Camat Siantar Timur dan dihadiri pengurus DPD BKPRMI Kota Pematangsiantar, perwakilan DPK se-kota, Brigade BKPRMI, serta unsur MPD BKPRMI.

Kegiatan yang mengusung tema "Dengan konsolidasi organisasi kita mantapkan keberadaan BKPRMI membangun masyarakat marhamah dalam keragaman menuju Siantar cerdas, sehat, kreatif dan selaras" ini dibuka dengan sambutan dari Camat Siantar Timur, Masa Zebua. Camat Masa menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan musyawarah dan berharap kepengurusan baru mampu merangkul remaja masjid di seluruh kelurahan untuk aktif bergabung dalam organisasi.

“Saya berharap BKPRMI dapat bersinergi dengan pemerintah kecamatan, terutama dalam upaya pencegahan kenakalan remaja seperti penyalahgunaan narkoba dan judi online yang mengancam masa depan generasi,” ujar Camat Masa. Ia menegaskan kesiapan kantor camat untuk bekerja sama menyukseskan program-program keagamaan dan sosial yang mendukung tercapainya visi Siantar cerdas, sehat, kreatif, dan selaras.

Dalam sambutannya, Ketua terpilih Subhan Jaroza Purba mengucapkan terima kasih kepada seluruh remaja masjid yang memberikan kepercayaan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus DPD dan MPD yang telah memberikan dukungan. Subhan menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran BKPRMI di tingkat kecamatan melalui konsolidasi internal dan pelaksanaan program-program keumatan.
“Mari kita bersama-sama memajukan BKPRMI di Kecamatan Siantar Timur dan menjalankan seluruh program keumatan secara konsisten,” ucap Subhan.

Seketaris DPD BKPRMI Kota Pematangsiantar, Akhi Irham Taufik Hasibuan, memberikan ucapan selamat kepada Subhan Jaroza Purba. Dalam keterangannya, Akhi Irham berharap kepemimpinan baru mampu menjalankan program BKPRMI secara efektif serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah kecamatan. Ia juga mengajak para remaja untuk menghidupkan kembali kegiatan di masjid sebagai akar perjuangan organisasi.

Pelantikan resmi dan susunan lengkap kepengurusan DPK BKPRMI Siantar Timur dijadwalkan menyusul setelah penyusunan struktur organisasi dan pembahasan program kerja periode 2026–2029.
(Reporter: AMB)
Share:

18 Juli 2026

Seketaris Umum BKPRMI Pematangsiantar membuka Muscam BKPRMI Siantar Utara dan Ryan Fahreza terpilih kembali menjadi Ketua DPK BKPRMI Siantar utara periode 2026-2029

Sumut.Jaya.com, Pematangsiantar. -BKPRMI kota Pematangsiantar melakukan pemilihan ketua dewan pimpinan kecamatan siantar Utara pada hari Sabtu 18 juli 2026 di aula kantor camat Siantar Utara.

Dengan thema " Dengan konsilidasi organisasi kita mantap kan keberadaan BKPRMI membangun masyarakat marhamah dalam keragaman menuju Siantar cerdas,sehat,kreatif dan selaras.

Dalam pemilihan pengurus kecamatan Siantar Utara di Turut di hadiri ketua dan sekretaris dan pengurus DPD BKPRMI kota Pematangsiantar dan seluruh DPK BKPRMI sekecamatan kita Pematangsiantar dan  brigade BKPRMI kota Pematangsiantar dan ketua dan unsur MPD BKPRMI kota Pematangsiantar dan seketaris camat dan ormas pemuda Pancasila PAC kecamatan Siantar Utara.

Acara pembukaan musda kecamatan BKPRMI di mulai  dengan pembacaan Al Qur'an oleh akhi Farel Sipayung dan doa di bacakan oleh akhi Raflindo Sinaga selanjut nya menyanyikan lagu mars BKPRMI.

Ketua DPD BKPRMI kota Pematangsiantar yg di waliki oleh sekertaris DPD BKPRMI Pematangsiantar dalam sambutan nya mengatakan semoga musyawah ni BKN sekedar musyawah jadi kan musyawah ini untuk membangun masyarakat marhamah dalam  keberagaman menuju Siantar cerdas,sehat,kreatif dan selaras ujar nya

Camat dalam sambutan nya yg di waliki seketaris camat Rahim Doli Siregar mengatakan saya apresiasi yg sebesar" nya dalam mensyiarkan agama di Siantar Utara kami dari pemerintah kecamatan Siantar Utara siap berkerjasama dengan BKPRMI Siantar Utara dan buat pengurus yg baru mari kita bersama-sama menuju Siantar cerdas,sehat dan kreatif dan selaras di Siantar Utara ini ujar nya

Sekali lagi selamat buat ketua terpilih DPK BKPRMI kecamatan Siantar Utara yang baru.

Ryan Fahreza  ketua terpilih dalam sambutan nya mengatakan terima kasih kepada remaja mesjid sekecamatan Siantar Utara yg sudah memilih saya sebagai ketua dewan pimpinan kecamatan BKPRMI kecamatan Siantar Utara periode 2026-2029 dan terima kasih juga buat seketaris DPD BKPRMI dan seluruh pengurus BKPRMI kota Pematangsiantar dan MPD yang sudah mendukung saya untuk memimpin DPK BKPRMI kecamatan Siantar Utara ujar nya.(AMB)

Share:

06 Juli 2026

Dugaan Pelanggaran AD/ART: Ketua DHC BPK45 Pematangsiantar Dianggap Langgar Prosedur, Pengurus Ajukan Mosi Tidak Percaya"

 SumutJaya.com, Pematangsiantar. — Konflik internal dalam Dewan Harian Cabang (DHC) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (BPK45) Kota Pematangsiantar memunculkan tudingan serius terhadap Ketua DHC setempat (inisial KIS). Sejumlah pengurus menuduh KIS diduga tidak memahami Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi dan melakukan tindakan di luar kewenangan, termasuk pengangkatan pejabat sementara dan pengurusan administrasi dana hibah 2025.

Kasus ini mencuat setelah 18 pengurus dan anggota DHC BPK45 menandatangani surat mosi tidak percaya yang dilayangkan ke Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Provinsi Sumatera Utara. Dalam surat tersebut pengurus menuduh adanya pelanggaran prosedur organisasi, penyalahgunaan wewenang, serta prosedur administrasi terkait pencairan dana hibah dari Pemerintah Kota Pematangsiantar.

Wakil Ketua DHC, Ir. Drs. Robert Tua Siregar, M.Si., Ph.D., dan Sekretaris DHC, Drs. Azhar Nasution, mengungkapkan bahwa pada 12 Desember 2025 mereka telah mengirimkan surat pemberitahuan pembatalan pencairan dana hibah tahun 2025 kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pematangsiantar (No 050/DHC-BPK45-PS/XII/2025), menyusul munculnya konflik internal. Namun, menurut mereka, Kesbangpol tetap meneruskan proses pencairan tanpa mengoreksi atau menindaklanjuti laporan konflik yang disampaikan.

Menurut pengurus, Ketua DHC meniadakan mekanisme musyawarah pengurus saat mengganti sejumlah pengurus inti — termasuk wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan kepala biro — lalu menerbitkan surat keputusan pengangkatan pejabat sementara tanpa nomor surat resmi. Pengangkatan itu ditandatangani oleh KIS bersama Sekretaris yang baru (inisial HS) dan kemudian diserahkan ke Kesbangpol.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Pematangsiantar, Ali Akbar, membenarkan pihaknya menerima surat keputusan pengangkatan pejabat sementara. Namun ia menyatakan pihaknya tidak diberi informasi tentang adanya konflik internal dalam DHC BPK45 saat menerima dokumen tersebut.

Dalam pertemuan pengurus dengan Kepala Kesbangpol yang dihadiri sejumlah pengurus DHC45, Sekretaris DHC, Drs. Azhar Nasution, menegaskan bahwa pengangkatan pejabat sementara seharusnya melalui musyawarah pengurus dan melibatkan Ketua Dewan Paripurna (H. Mariaman Naibaho) serta DHD45 Sumatera Utara. Ia juga menyampaikan rasa keprihatinan atas kelanjutan pencairan dana hibah meski pihaknya telah melaporkan pembatalan.

Menanggapi konflik tersebut, Dewan Harian Nasional (DHN) 45 menerbitkan Surat Edaran (SE) No. 001/SE/DHN-45I/2026 tanggal 15 Januari 2026 yang menegaskan kewenangan pengangkatan pejabat sementara dalam kepengurusan DHC hanya boleh dilakukan sesuai ketentuan AD/ART, dan pengangkatan atau pemberhentian pejabat sementara harus dilaporkan dan diajukan ke DHD45 Provinsi untuk diterbitkan keputusan resmi.

Selanjutnya, DHD45 Provinsi Sumatera Utara memperkuat posisi itu melalui surat No. 20/DHD-45/SU/I/2026 tanggal 22 Januari 2026, yang menyatakan setiap surat keputusan pengangkatan atau pemberhentian pejabat sementara yang dikeluarkan DHC tanpa mekanisme sesuai AD/ART dinyatakan tidak sah dan meminta pengembalian susunan kepengurusan sesuai SK yang diterbitkan DHD45 Sumut.

Kasus ini juga berujung pada persoalan perbankan. Pengurus melaporkan bahwa Ketua DHC diduga mendatangi Bank Sumut Cabang Pematangsiantar bersama pejabat sementara bendahara yang diangkatnya (inisial MMS) untuk membuka rekening baru dan mencairkan dana hibah, padahal rekening lama masih aktif. Staf bank, menurut pengurus, menolak perubahan bendahara tanpa surat pengunduran diri bendahara lama (R.E. Ginting), namun Ketua diduga memaksa dan bertindak emosi di kantor bank.

Kabiro Organisasi DHC BPK45, Aliondo Bonatua Sinaga, menilai tindakan Ketua menunjukkan ketidaktahuan terhadap AD/ART dan etika organisasi, termasuk mengganti kunci pintu sekretariat sehingga pengurus lain tidak dapat mengakses kantor. Pengurus lainnya menyebut langkah tersebut mempermalukan nama organisasi Kejuangan 45.

Sejumlah pengurus mendesak diadakannya Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) untuk segera mengganti Ketua DHC BPK45 demi menyelamatkan organisasi. Sampai berita ini diturunkan pihak Ketua KIS dan Sekretaris HS belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.

Redaksi telah menghubungi pihak terkait termasuk Ketua DHC dan pihak DHD/DHN45 untuk konfirmasi lebih lanjut dan akan mengupdate perkembangan apabila ada respons. (*)

Reporter : Hery CS

Share:

02 Juli 2026

Budiman Tanjung resmi Jabat Direktur Teknik Perumda Tirta Uli periode 2026-2030

SumutJaya.com, Pematangsiantar. -Budiman Tanjung resmi menjabat Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Uli periode 2026-2030 setelah dilantik Wali Kota Pematangsiantar

Pelantikan Budiman Tanjung digelar di Aula Kantor Direksi Perumda Tirta Uli, Jalan Porsea, Kota Pematangsiantar, Selasa (30/6/2026).

Pada pelantikan, Wesly Silalahi mengatakan, Perumda Tirta Uli memiliki visi menjadi perusahaan daerah yang maju dengan pelayanan prima, sehat, serta mampu berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Katanya, pengangkatan dirtek dilakukan berdasarkan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi Badan Usaha Milik Daerah.

Atas nama Pemerintah Kota Pematangsiantar, saya mengucapkan selamat kepada Saudara Budiman Ricardo Surya Tanjung yang resmi dilantik sebagai Direktur Teknik Perumda Air Minum Tirta Uli masa jabatan 2026–2030 Jabatan ini merupakan amanah sekaligus kepercayaan besar untuk membawa perusahaan ke arah yang lebih baik," ujar Wesly.

 Ia juga meminta Budiman segera melakukan konsolidasi internal dan membangun sinergi yang kuat dengan Direktur Utama, Dewan Pengawas, serta seluruh jajaran karyawan.

"Bekerjalah dengan penuh integritas, loyalitas, dan dedikasi tinggi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," pesannya.

Wesly menambahkan, Perumda Tirta Uli memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan  ekonomi daerah, menjaga stabilitas pelayanan publik, menopang pelaku UMKM, serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih.

Budiman Tanjung sebelum dilantik menjadi dirtek pernah menduduki Kasubag SPI,Kabag Litbang dan Kabag Keuangan di Perumda Tirtauli,dengan berbekal pengalaman,dia mengikuti testing syarat menjadi dirtek dengan nilai terbaik.

Prosesi pelantikan diawali dengan penandatanganan kontrak dokumen kerja antara Wali Kota dan Direktur Teknik yang baru, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan serta penyerahan Surat Keputusan (SK) Wali Kota kepada Budiman Ricardo Surya Tanjung. Pekerjaan

Acara turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kota Pematangsiantar, jajaran Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Tirta Uli, Direksi PD Pasar Horas Jaya, perwakilan PT Bank Sumut Pematangsiantar.

Share:

27 Juni 2026

Xtracare PLN UP3 Pematangsiantar Kembali Hadirkan Kepedulian, Salurkan 15 Paket Sembako kepada Masyarakat

SumutJaya.com, Pematangsiantar. – PT PLN (Persero) UP3 Pematangsiantar kembali melaksanakan kegiatan sosial melalui Xtracare sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada pelaksanaan Jumat, 26 Juni 2026, sebanyak 15 paket sembako disalurkan kepada penerima manfaat yang tersebar di wilayah kerja PLN UP3 Pematangsiantar.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata semangat berbagi insan PLN yang berasal dari donasi sukarela pegawai yang dihimpun setiap hari Jumat. Penyaluran bantuan dilakukan melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) di bawah PLN UP3 Pematangsiantar agar dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara merata.

Pada kesempatan tersebut, Manager PLN UP3 Pematangsiantar, Ramses Manalu, turut menyerahkan bantuan secara langsung kepada salah satu penerima manfaat di wilayah ULP Tebing Tinggi. Kehadiran manajemen di lapangan menjadi bentuk kepedulian sekaligus mempererat silaturahmi antara PLN dengan masyarakat.

Manager PLN UP3 Pematangsiantar, Ramses Manalu, mengatakan bahwa Xtracare merupakan cerminan budaya kepedulian yang terus tumbuh di lingkungan PLN.

"Xtracare bukan sekadar kegiatan berbagi, tetapi menjadi wujud nyata kepedulian insan PLN kepada masyarakat. Bantuan ini berasal dari donasi sukarela pegawai yang dengan tulus menyisihkan sebagian rezekinya setiap hari Jumat. Kami berharap bantuan yang disalurkan hari ini dapat memberikan manfaat, meringankan beban masyarakat, serta mempererat hubungan baik antara PLN dan masyarakat," ujar Ramses.

Salah seorang penerima bantuan di wilayah Tebing Tinggi, Pak Jemu, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.

"Terima kasih kepada PLN UP3 Pematangsiantar atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga kami. Kami juga merasa senang karena Bapak Manager PLN hadir langsung menyerahkan bantuan kepada kami. Semoga seluruh pegawai PLN selalu diberikan kesehatan, kelancaran dalam bekerja, dan keberkahan atas setiap kebaikan yang telah dibagikan," tutur Pak Jemu.

Melalui penyaluran 21 paket sembako pada hari ini, PLN UP3 Pematangsiantar telah menyalurkan total 272 paket sembako sepanjang tahun 2026. Selain itu, hingga saat ini PLN UP3 Pematangsiantar juga telah merealisasikan 3 sambungan listrik gratis melalui program Light Up The Dream (LUTD) bagi masyarakat yang membutuhkan.

PLN UP3 Pematangsiantar berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang berkelanjutan. Tidak hanya menghadirkan listrik yang andal, PLN juga ingin terus menyalurkan energi kebaikan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.(*)

■Reporter : Hery CS

Share:

17 Juni 2026

Pasar Dwikora ( Pajak Parluasan ) Terbakar

 

SumutJaya.com,Pematang Siantar-Menjelang subuh buta, Kamis (18/06/2026) sekira pukul 02.49 WIB, kobaran api di  Pasar Dwikora atau Pajak Parluasan Kota Siantar marak membara membakar ratusan kios pedagang.

Kejadian yang begitu mendadak tersebut membuat para pedagang yang berdatangan satu persatu berusaha menyelamatkan barang dagangan masing-masing ke luar Pasar Dwikora  sekitar Jalan Patuan Nanggi dan Jalan Gotong Royong.

Saat kobaran api terus mengamuk menjalar ke kios-kios lainnya, sempat terdengar beberapa kali ledakan. Sehingga, para pedagang  terpaksa menjauh apalagi sesama pedagang saling mengingatkan agar tidak nekat menyelematkan barang dagangan karena api semakin tak terkendali.

Aku tadi mau buka jualan,tapi kios-kios sekitar lokasi jualanku sudah terbakar.Akhirnya ikan-ikan yang mau ku jual terpaksa kuangkat keluar,kata pedagang ikan basah sembari mengatakan asal api diperkirakan berasal dari sekitar kios penjual pakaian bekas

Pantauan dilokasi,masyarakat khususnya pedagang semakin ramai dan pihak Kepolisian berusaha menghalau warga agar tidak mendekati Lokasi

Ratusan kios bersama barang-barang yang tidak sempat diselamatkan,hangus terbakar, kata pedagang lainnya yang menyaksikan petugas pemadam kebakaran ( Damkar) menyemprotkan air agar api tidak merembes ke kios lainnya. (*)

Hery CS

Share:

31 Mei 2026

Aksi Brutal,anak seorang Wartawan dikeroyok, diancam pakai parang dan disulut pakai api rokok

SumutJaya.Com, Pematangsiantar. -Aksi brutal yang diduga dilakukan puluhan orang terhadap seorang pemuda bernama Hikmal A. Boang Manalu (19) mengundang kemarahan publik. Korban yang merupakan anak seorang wartawan mengalami pengeroyokan sadis di sekitar Kampus Universitas Simalungun, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB

Tak hanya dipukuli secara beramai-ramai, korban juga disebut mengalami penyiksaan. Mata kirinya lebam, kepala dipukul menggunakan kayu, pipi kanan disulut api rokok, bahkan lehernya diancam menggunakan parang.

Peristiwa mengerikan itu terjadi saat Hikmal bersama teman-temannya hendak pulang setelah batal bermain sepak bola di Lapangan Universitas Simalungun. Namun di tengah perjalanan, mereka dicegat oleh puluhan orang tak dikenal yang kemudian melakukan pengeroyokan.

 Mata anak saya lebam, kepalanya dipukul pakai kayu, pipinya dibakar pakai rokok, dan lehernya diancam pakai parang. Ini bukan lagi perkelahian biasa, ini tindakan brutal,” kata Jannes Boang Manalu, ayah korban.

Jannes yang juga merupakan wartawan sekaligus Ketua Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) menyebutkan bahwa sedikitnya empat orang menjadi korban dalam kejadian tersebut. Dua di antaranya mengalami luka serius, bahkan satu korban bernama Reza (17) masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Tiara.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Pematangsiantar ( Nomor: LP/B/310/V/2026/SPKT/POLRES PEMATANGSIANTAR/POLDA SUMATERA UTARA ).Namun hingga kini keluarga korban masih menunggu langkah tegas aparat untuk menangkap seluruh pelaku yang diduga terlibat.

Kami meminta Polres Pematangsiantar bergerak cepat. Jangan sampai para pelaku bebas berkeliaran dan menimbulkan korban berikutnya. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” tegas Jannes.

Publik kini menanti keseriusan aparat kepolisian dalam mengusut kasus pengeroyokan yang dinilai sangat sadis tersebut. Jika benar melibatkan puluhan orang dan disertai penganiayaan berat serta ancaman senjata tajam, maka penanganan cepat dan transparan menjadi tuntutan masyarakat.

Pertanyaannya, sampai kapan para pelaku bebas berkeliaran? Masyarakat menunggu tindakan nyata, bukan sekadar janji.

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.(*)

Share:

25 Mei 2026

Kebijakan Pemerintah Harus Mendukung Dunia Usaha Untuk Lapangan Kerja

Oleh :Ir,Drs Robert Tua Siregar, M.Si,Ph,D

SumutJaya.com, Pematangsiantar. -Pemerintah fokus menciptakan jutaan lapangan kerja baru melalui reformasi investasi, hilirisasi industri, serta penguatan sektor produktif seperti pangan, perikanan, dan koperasi. Strategi ini didorong melalui regulasi kemudahan berusaha dan pembukaan lapangan kerja formal berbasis pedesaan.

Penciptaan kebijakan dalam menciptakan lapangan kerja adalah serangkaian strategi regulasi, fiskal, dan pengembangan sumber daya manusia yang dirancang pemerintah untuk mendorong investasi, merangsang pertumbuhan sektor usaha, serta meningkatkan keterampilan angkatan kerja agar mampu menyerap tenaga kerja secara optimal.

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) mulai menghantui sektor industri di Indonesia dalam beberapa bulan mendatang. Fenomena ini menjadi sinyal waspada bagi stabilitas ekonomi nasional dan kesejahteraan tenaga kerja.

Menurut KSPI Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh memprediksi sekitar 9.000 pekerja akan kehilangan pekerjaan. Ancaman ini diperkirakan terjadi dalam kurun waktu tiga bulan ke depan dan melibatkan setidaknya 10 perusahaan besar.

Sektor manufaktur dan jasa mulai merasakan tekanan ekonomi yang cukup berat. Hal ini berdampak langsung pada kelangsungan hidup para pekerja di wilayah-wilayah industri tersebut. Konsekuensi dari ketidakpastian ekonomi global dan bayang-bayang konflik internasional.

Prediksi PHK besar-besaran yang sempat disampaikan sebelumnya kini mulai terbukti menjadi kenyataan di lapangan, hal ini juga fakta dari kebijakan yang ada, salah satunya sektor Informal yang terancam akibat aturan ojek online (ojol) diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 dan Keputusan Menteri Perhubungan (KM) mengenai tarif.

Bagi Hasil dan Potongan Pendapatan: Melalui Perpres No. 27/2026, pemerintah menetapkan batas maksimal potongan aplikator sebesar 8%, sehingga 92% pendapatan bersih perjalanan menjadi hak pengemudi. Aturan ini melindungi pekerja transportasi online dan memastikan kesejahteraan mitra driver yang di estimasi 3-5 juta orang, Satu sisi, pemerintah memang berpihak kepada driver ojol.

Namun jika dilihat pada operasional investor/pengelola operator Ojol dan Geopolitik Global yang sudah mempengaruhi dunia usaha, hal ini terlihat pada fakta tekanan pada rupiah yang sudah mencapai Rp.17.700, terhadap dollar dan juga harga minyak dunia saat ini di posisi USD 98,83 per barel.

Kondisi ini sudah tentu sangat mempengaruhi iklim berusaha secara Global, jika regulasi juga tidak bisa mengawal fakta ini maka besar kemungkinan pihak investor akan melakukan kaji ulang terhadap usahanya, sehingga mengakibatkan PHK di sektor formal dan non formal. Untuk itu Kebijakan yang bisa direalisasikan saat ini melalui beberapa pilar utama berikut:

*Peningkatan Ekosistem Investasi dan Kemudahan Berusaha

Penyederhanaan Regulasi: Penerapan kebijakan seperti Undang-Undang Cipta Kerja bertujuan memangkas birokrasi perizinan usaha, memberikan kepastian hukum, dan menarik investor untuk membuka bisnis baru.

*Insentif Fiskal.

Pemberian keringanan pajak bagi industri prioritas padat karya dan sektor berorientasi ekspor untuk mendorong ekspansi bisnis.

*Pemberdayaan UMKM dan Kewirausahaan

Dukungan Modal dan Akses Pasar: Program seperti pendanaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta kemudahan sertifikasi halal dan izin edar (NIB) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

*Ekonomi Kerakyatan.

Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan yang berfokus pada pembukaan lapangan kerja baru khusus bagi warga setempat.

*Pembangunan Infrastruktur dan Hilirisasi Industri.

Pembangunan Infrastruktur: Pembukaan konektivitas seperti jalan tol, pelabuhan, dan kawasan industri baru di berbagai daerah untuk meratakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.

*Hilirisasi Sumber Daya juga harus menarik keinginan investasi

Kewajiban pengolahan bahan mentah di dalam negeri sebelum diekspor, menciptakan rantai industri yang lebih panjang dan menyerap ribuan tenaga kerja teknis. Kebijakan pengelolaan Sumber Daya yang direncanakan bada pengelola dibawah Danantara juga mengakibatkan ketakutan investasi untuk saat kondisi Global yang belum stabil.

*Pengembangan Kualitas SDM dan Pelatihan Vokasi.

Pelatihan Keterampilan (Upskilling & Reskilling): Program pelatihan berbasis kompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK) dan sertifikasi profesi agar angkatan kerja relevan dengan kebutuhan industri.

*Perlindungan Sosial dan Jaminan Tenaga Kerja

Sistem Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP): Kebijakan yang memastikan pekerja terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) mendapatkan bantuan finansial, konseling, dan akses pelatihan ulang untuk masuk kembali ke pasar kerja.

Penciptaan kebijakan untuk sektor informal ditujukan sebagai instrumen perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi, bukan sebagai hambatan (formalisasi paksa) yang justru mematikan usaha. Kebijakan ini mencakup penciptaan ekosistem usaha yang suportif agar pelaku sektor informal dapat tumbuh, lebih berdaya, dan naik kelas.

Pemerintah perlu memprioritaskan dukungan bagi angkatan kerja muda (fresh graduate dan Gen Z), pekerja sektor informal, dan kelompok rentan. Mereka harus didorong melalui peningkatan skill berbasis vokasi, penciptaan lapangan kerja padat karya, serta fasilitas modal dan akses pasar bagi pelaku wirausaha baru.

Catatan:

Robert Tua Siregar, PhD adalah Ketua Pusat Unggulan Iptek Bina Ruang Universitas Prima Indonesia, Direktur Eksekutif CERUDER dan juga dosen Pascasarjana Bidang Manajemen Pembangunan.

Share:

23 Mei 2026

PLN ungkap penyebab pemadaman Listrik di Pulau Sumatera

SumutJaya.com, Pematangsiantar. -PT PLN (Persero) mengungkap penyebab padam listrik total atau blackout yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada Jumat (22/5/2026) malam. Gangguan tersebut berdampak luas mulai dari Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatra Utara hingga Aceh.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan aktivitas warga sempat lumpuh di berbagai daerah.

Kami atas nama PT PLN (Persero) ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat dan pelanggan kami di wilayah Sumatra,” ujar Darmawan dalam konferensi pers, Sabtu (23/5/2026).

Menurut PLN, blackout dipicu gangguan transmisi listrik 275 kV di ruas Muara Bungo–Sungai Rumbai, Jambi. Gangguan itu kemudian memicu efek pada sistem interkoneksi kelistrikan Sumatera.

Akibatnya, sejumlah pembangkit listrik otomatis keluar dari sistem karena terjadi lonjakan dan penurunan frekuensi maupun tegangan secara drastis.

Situasi tersebut membuat aliran listrik di sejumlah provinsi padam bertahap dalam waktu singkat. Warga di berbagai daerah sempat mengeluhkan aktivitas terganggu, mulai dari rumah sakit, lalu lintas, jaringan komunikasi hingga layanan publik lainnya.

Di media sosial, blackout Sumatera juga langsung menjadi sorotan. Banyak warga membagikan kondisi gelap total di sejumlah kota sejak Jumat malam.

PLN menyebut proses pemulihan langsung dilakukan begitu gangguan berhasil diidentifikasi. Prioritas awal dilakukan melalui pembangkit hidro dan pembangkit berbahan bakar gas karena memiliki waktu sinkronisasi lebih cepat.

 Sementara itu, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara membutuhkan waktu pemulihan lebih lama sebelum kembali masuk sistem.

“Wilayah Sumatera bagian selatan, tengah hingga utara terdampak cukup luas. Namun pemulihan dilakukan bertahap sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari,” kata Darmawan.

PLN memastikan seluruh personel dan tim teknis masih terus bekerja di lapangan untuk mempercepat normalisasi sistem kelistrikan di Sumatera.

Gangguan ini kembali memunculkan perhatian publik terhadap ketahanan sistem interkoneksi listrik nasional, terutama ketika satu gangguan transmisi mampu memicu pemadaman massal lintas provinsi.

“Mohon doanya agar sistem bisa segera pulih kembali,” ujar Darmawan. (*)

Share:

10 Mei 2026

Kapolres Pematangsiantar siap mengambil peran strategis sebagai ketua pelaksana FASI DPW BKPRMI Sumut

SumutJaya.com, Pematangsiantar-Kota Pematangsiantar kembali dipercaya menjadi pusat kegiatan keumatan dan pembinaan generasi Qurani di Sumatera Utara. Kali ini, agenda besar Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI Sumatera Utara periode 2026–2031 yang dirangkaikan dengan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII tingkat Sumut direncanakan akan digelar di Kota Pematangsiantar. 

Menariknya, Kapolres Pematangsiantar Sah Udur Togi Marito Sitinjak dikabarkan siap mengambil peran strategis sebagai Ketua Pelaksana dalam agenda besar tersebut. Dukungan penuh dari unsur Forkopimda menjadi sinyal kuat bahwa kegiatan ini akan berlangsung meriah, aman, dan sukses. Pematangsiantar, sabtu (9/5/2026) 

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda Islam di Kota Pematangsiantar.

“Kegiatan BKPRMI dan FASI bukan hanya seremoni organisasi, tetapi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda yang religius, disiplin, dan cinta terhadap nilai-nilai kebangsaan. Kami dari Polres Pematangsiantar siap mendukung dan mengawal suksesnya agenda ini,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara ulama, pemuda masjid, pemerintah daerah, dan aparat keamanan merupakan modal penting dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus memperkuat persatuan umat.

 Sementara itu, Ketua DPW BKPRMI Sumatera Utara Syafrizal Harahap menyampaikan apresiasi atas kesiapan Kapolres Pematangsiantar yang dinilai memiliki perhatian besar terhadap kegiatan dakwah dan pembinaan generasi muda Islam.

Kami melihat semangat kolaborasi yang luar biasa dari Kapolres Pematangsiantar. Ini menjadi energi positif bagi BKPRMI Sumut untuk menghadirkan pelantikan dan FASI XIII tingkat Sumut yang monumental dan berkesan,” katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan FASI bukan hanya ajang perlombaan, melainkan momentum melahirkan generasi Qurani yang unggul secara intelektual, spiritual, dan sosial.

“BKPRMI ingin menghadirkan gerakan dakwah yang menyentuh generasi muda hingga ke akar rumput masjid. Karena itu, dukungan seluruh elemen sangat penting,” tambahnya. 

Di sisi lain, Ketua DPD BKPRMI Kota Pematangsiantar M Choir Parinduri menyatakan kesiapan pihaknya menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut agenda besar tingkat provinsi tersebut.

Kami siap bergerak bersama seluruh kader dan pemuda masjid di Kota Pematangsiantar untuk menyukseskan pelantikan DPW BKPRMI Sumut dan FASI XIII tingkat Sumut. Ini kehormatan besar bagi kami,” ungkapnya.

Choir Parinduri juga berharap kegiatan tersebut menjadi momentum kebangkitan pemuda masjid dalam memperkuat syiar Islam dan gerakan sosial kemasyarakatan dari masjid ke masjid. 

Sebelumnya, Kota Pematangsiantar juga sukses menggelar FASI XIII tingkat kota yang mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan pemerintah daerah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak bersama unsur Forkopimda dan tokoh agama.(*)

Reporter : Hery CS

Share:

09 Mei 2026

Arif Harahap terpilih menjadi Ketua KNPI kota Pematangsiantar

SumutJaya.com, Pematangsiantar. - Samaul Arif Harahap terpilih menjadi Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pematangsiantar Priode Tahun 2026 – 2029 dalam Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kota Pematangsiantar Tahun 2026 yang diselenggarakan di Aula Siantar Hotel Kota Pematangsiantar, Sabtu (09/05/2026).

KNPI Kota Pematangsiantar telah melaksanakan Musda yang luar biasa, berjalan sesuai dengan harapan dan kekeluargaan. Walaupun ada dinamika, dan itu dinamika biasa. Dan harapan kita semua potensi potensi yang ada dan OKP OKP yang ada di KNPI akan kita satukan kembali. Dan kedepan sesuai visi saya, saya akan membuat Rumah yang nyaman bagi semua OKP yang ada tanpa terkecuali,” Ujar Pria yang kerap disapa Arif Harahap usai terpilih dalam Musda tersebut

Arif menyatakan, kedepan KNPI Kota Pematangsiantar akan berjalan sesuai visi misi yakni Implusif, Mandiri dan Progresif, yang artinya adalah menjadi pusat kaloborasi pemuda yang Implusif terhadap seluruh golongan, mandiri dari ekonomi dan Progresif menjawab tantangan zaman.

Ditempat yang sama, Ketua Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Pematangsiantar, Rony Simbolon, menyatakan dengan terpilih Arif Harahap sebagai Ketua KNPI terpilih priode tahun 2026-2029 untuk menyatukan semua OKP OKP yang ada di Kota siantar tidak lupa untuk selalu membuat kegiatan kegiatan sosial di Kota ini.

“Saya Yakin Arif Harahap bisa melakukannya, untuk menyatukan semua OKP OKP di Kota Siantar ini, ” Ujarnya.

Ketua Panitia Musda, Bill Fatah Nasution, menyatakan Musda yang diselenggarakan mereka di Aula Siantar Hotel telah berjalan sesuai prosedur dan proses tata terti, serta korum dalam kepesertaan.

Adapun dinamika yang terjadi. Tadi sudah di clearkan selama di masa persidangan yang dibawakan oleh DPD KNPI Provinsi Sumatera Utara. Musda ini sah secara aturan, tegas Bill

Dijelaskan Bill, Arif terpilih menjadi Ketua dengan meraih 10 suara dari total 17 peserta di Musda tersebut. “Total kepersetaan tadi ada 19, namun ada dualisme, jadi total 17 peserta dan yang memilih Arif ada 10, ” Ujarnya.

Ketua OKK DPD KNPI Sumatera Utara, Muhammad Syahrial, menyatakan Musda tersebut berjalan secara sah dan sesuai dengan ketentuan yang ada.

 Dengan terpilih saudara Samaul Arif Harahap bisa membawa perubahan besar bagi KNPI Kota Pematangsiantar, ” Ujarnya usai menghadiri Musda tersebut.

Dalam musda tersebut diketahui sempat terjadi kericuhan, dimana beberapa peserta keluar dari pelaksaan musda tersebut. Namun Musda tetap berlangsung dan Arif Harahap tetap terpilih menjadi Ketua. (*)

Reporter: Hery CS.

Share:

24 April 2026

Dari Pegawai untuk Sesama, Program Xtracare PLN UP3 Pematangsiantar Terus Tebar Kepedulian

SumutJaya.com, Pematangsiantar, 24 April 2026 –Komitmen kepedulian sosial terus ditunjukkan oleh PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematangsiantar melalui Program Xtracare, yang secara rutin dilaksanakan setiap hari Jumat.

Program ini merupakan inisiatif para pegawai PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui Xtracare, bantuan tidak hanya disalurkan kepada masyarakat kurang mampu, tetapi juga kepada panti asuhan sebagai bentuk kepedulian yang berkelanjutan.

Pada 17 April 2026, bantuan disalurkan kepada Panti Asuhan Thabita Care dan Yayasan Prayer Sumber Pengharapan. Selanjutnya, pada 24 April 2026, bantuan juga diberikan kepada Panti Asuhan Rumah Peduli Yatim dan kaum dhuafa.

Dalam pelaksanaan hari ini, bantuan yang disalurkan meliputi 20 paket sembako, donasi untuk pembangunan masjid, serta 40 paket kue yang disalurkan ke masjid, termasuk yang tersebar di beberapa Unit Layanan Pelanggan (ULP) dalam wilayah kerja UP3 Pematangsiantar.

Program Xtracare sendiri telah berjalan sejak November 2024 dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Sepanjang tahun 2026 hingga April ini, telah tersalurkan sebanyak 184 paket sembako serta 2 penyambungan listrik gratis (Light Up The Dream/LUTD).

Secara akumulatif sejak program ini dimulai, Xtracare telah menjangkau sebanyak 903 penerima bantuan sembako serta 4 penyambungan listrik gratis (LUTD) bagi masyarakat yang membutuhkan.

Manager UP3 Pematangsiantar, Ramses Manalu, menyampaikan bahwa program ini menjadi bukti nyata kepedulian insan PLN yang terus dijaga konsistensinya.

“Program Xtracare ini merupakan bentuk nyata kepedulian para pegawai PLN yang secara sukarela berbagi kepada sesama. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat serta membawa manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima,” ujar Ramses.

Melalui program ini, PLN UP3 Pematangsiantar berkomitmen untuk terus menebar manfaat, memperkuat nilai kebersamaan, serta menghadirkan kepedulian nyata di tengah masyarakat.(*)

Reporter: Hery CS

Share:

18 April 2026

Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Direktur Teknik Perumda Tirtauli Telah digelar

SumutJaya.com, Pematangsiantar. – Panitia Seleksi Calon Direktur Teknik (Pansel Dirtek) Perumda Tirta Uli Kota Pematangsiantar telah menggelar uji kelayakan dan kepatutan (UKK) terhadap 8 Calon Dirtek yang lulus seleksi administrasi.

Pasca UKK digelar sejak 13 April 2026 hingga 15 April 2026 di Universitas Sumatera Utara (USU), Pansel Dirtek Perumda Tirta Uli yang dipimpin Junaedi Sitanggang umumkan calon yang lulus UKK di website resmi Pemko Pematangsiantar, Sabtu (18/4/2026).

Dari pengumuman Pansel Dirtek Perumda Tirta Uli Nomor 34/PANSEL-BUMD/IV/2026, terdapat empat calon yang lulus UKK, dari 8 calon yang sebelumnya dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Adapun 4 Calon Dirtek Perumda Tirta Uli yang lulus UKK, diantaranya:

1.Budiman Ricardo Surya     Tanjung,SE

2. Jimmi Manihar Simatupang ST

3. Muhammad Ihwan Lubis SH

8. Sugiyanto SM

Selanjutnya, terhadap 4 calon yang lulus UKK, diminta Pansel Calon Dirtek Perumda Tirta Uli untuk mengikuti seleksi lanjutan, berupa wawancara akhir.

Wawancara akhir akan dilakukan pada 28 April 2026 mendatang di Kantor Wali Kota Pematangsiantar, Jalan Merdeka Nomor 6, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Pematangsiantar.

Wawancara akhir akan dimulai pukul 09.00 WIB. Namun para calon diminta hadir 30 menit sebelum wawancara dilakukan. Calon juga diminta mengenakan kemeja putih celana hitam, dan dasi berwarnah gelap. Serta memakai badge peserta.(*)

■Hery CS

Share:

05 Maret 2026

Diskusi dengan Walikota Pematangsiantar,dewan pendidikan memberikan 5 rekomendasi peningkatan mutu pendidikan

SumutJaya.com, Pematangsiantar-Walikota Pematangsiantar ( Wesly Silalahi, SH, MKn) bersama Sekretaris Daerah ( Junaedi Sitanggang,SSTP, MSi) berdiskusi dengan rombongan Dewan Pendidikan Kota Pematangsiantar. Rombongan Dewan Pendidikan itu dihadiri Dr Ir Robert Tua Siregar,M.SI, Ph, D, Rosmayana, Meisahri, Rudol Bahmen Manurung, Dr Andriono Manalu, Edward Simarmata, Dr Muhammad Zein, Leo Fernando Simatupang, Khairul Erwin, MA, Fitra, SP, Dedek Sulaiman, SPdi

Pertemuan berlangsung di Command Center,Lantai II,Kantor Balai Pemko Pematangsiantar,Rabu ( 4/3/2026 )

Adapun kelima rekomendasi yang disampaikan kepada Walikota,Dr Ir Robert Tua Siregar, M.SI,Ph,D mengatakan kepada media ini yakni, strategi peningkatan minat masyarakat terhadap TK-PAUD, SD, dan SMP Negeri Kota Pematangsiantar Tahun 2026-2030, Persyaratan Mengikuti Seleksi Calon Kepala Sekolah TK-PAUD, SD dan SMP, Sistem Penerimaan Murid Baru ( SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027, Rekomendasi kriteria Pejabat Dinas Pendidikan Kota sebagai pedoman dalam pengangkatan,penempatan, dan/atau evaluasi pejabat struktural, serta rekomendasi peningkatan dan pengawasan mutu pendidikan.

Walikota ( Wesly Silalahi,SH, MKn) dalam pertemuan itu menyampakan apresiasi dan harapannya kepada Dewan Pendidikan. 

Dulu Siantar ini merupakan Kota Pendidikan, dan ini harus kita upayakan seminimal-minimalnya dapat memberikan dampak kepada sekolah negeri. Akibatnya, Kota kita ini hanya menjadi kota persinggahan saja, kalau kita dapat wujudkan momen keemasan pendidikan itu dimasa sekarang, tentu akan menjadi pemicu bagi masyarakat diluar Siantar untuk andil mengenyam pendidikan di Kota Pematangsiantar, "katanya

Selain itu, Walikota juga menekankan bahwa tugas dan fungsi Dewan Pendidikan mempunyai fungsi dalam peningkatan pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan,  dukungan tenaga dan sarana

Walikota pun berterima kasih atas telah diberikan masukan terkait kemajuan dan menjadikan Kota Pematangsiantar sebagai Kota Cerdas. 

Perlu ditingkatkan dengan berbagai pihak, serta menghimpun, menganalisis, dan memberikan rekomendasi kepada Menteri, Gubernur, Bupati/Walikota terhadap keluhan, saran, kritik dan aspirasi masyarakat terhadap pendidikan, katanya. (*)

■Hery CS

Share:

PLN UP3 Pematangsiantar Hadirkan Terang Ramadhan Melalui Program Light Up The Dream 1447 H

SumutJaya.com, Pematangsiantar. -Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematangsiantar melaksanakan program Light Up The Dream PLN, berupa pemasangan listrik baru secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

Program ini merupakan bentuk kepedulian insan PLN untuk menghadirkan akses listrik bagi masyarakat yang belum menikmati listrik secara mandiri. Pada pelaksanaannya, PLN UP3 Pematangsiantar merealisasikan 10 sambungan listrik gratis yang tersebar di wilayah kerja UP3 Pematangsiantar.

Salah satu penyalaan listrik dilaksanakan secara langsung oleh Manager UP3 Pematangsiantar, Bapak Ramses Manalu, kepada pelanggan atas nama Alexander Pakpahan, yang beralamat di Jl. Farel Pasaribu No. 148, Kelurahan Parhorasan Nauli, Kecamatan Siantar Marihat,Rabu ( 4/3/2026 ) 

Kegiatan penyalaan tersebut turut dihadiri oleh Lurah Parhorasan Nauli, Bapak Freddy Hotma Malau, SH, serta Bapak P. Butar Butar selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Parhorasan Nauli, sebagai bentuk dukungan dari pemerintah dan unsur keamanan setempat terhadap program sosial yang dilaksanakan oleh PLN.

Manager UP3 Pematangsiantar, Ramses Manalu, menyampaikan bahwa program Light Up The Dream merupakan wujud nyata kepedulian insan PLN dalam menghadirkan terang sekaligus harapan bagi masyarakat.

“Melalui program Light Up The Dream di bulan Ramadhan ini, insan PLN ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap dengan hadirnya listrik di rumah penerima manfaat dapat membantu aktivitas sehari-hari serta memberikan kenyamanan dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan,” ujar Ramses.

Program Light Up The Dream Ramadhan 1447 H ini dilaksanakan secara serentak di seluruh unit kerja PLN di Indonesia, sebagai bagian dari komitmen PLN untuk terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menghadirkan energi yang berkeadilan.

Melalui program ini, PLN UP3 Pematangsiantar berharap dapat terus menyalakan mimpi serta menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan, sejalan dengan semangat PLN untuk selalu hadir dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.(*)

■Hery CS

Share:

03 Maret 2026

BPSK Kota Pematangsiantar berkolaborasi dengan Fakultas Hukum USI,dan mensosialisaikan produk hukum perlindungan konsumen kepada Mahasiswa

SumutJaya.com, Pematangsiantar. -BPSK ( Badan Penyelesian Sengketa Konsumen) Kota Pematangsiantar mengunjungi Fakultas Hukum USI,Senin (2/3/2026). Kedatangan BPSK yang dihadiri Wakil Ketua (Drs. Azhar Nasution),anggota ( Susi Simanjuntak, SH), (Nurhayati SE) ke Fakultas Hukum USI dan disambut langsung Dekan Fakultas Hukum ( Dr Sarles Gultom, SH.MH ) di ruangan Rapat Dekan. 

Dalam kunjungan Wakil Ketua BPSK ( Drs Azhar Nasution) mengatakan, tujuan kunjungan ke Fakultas Hukum USI membangun komunikasi dan kolaborasi serta sosialisasi kepada Mahasiswa hukum mengenai produk hukum UU NO 8 1999,tentang perlindungan Konsumen dan metode apa saja yang dipakai dalam penyelesian sengketa konsumen tersebut,dia juga menjelaskan sedikit bahwasanya keputusan BPSK Final dan mengikat, karena BPSK adalah lembaga yang bertugas menyelesaikan sengketa konsumen yang bersifat hukum perdata.BPSK bersedia memberikan ruang dan waktu mengisi mata kuliah tersebut. 

Salah satu anggota BPSK ( Susi Simanjuntak, SH) menjelaskan juga wilayah kerja BPSK Kota Pematangsiantar meliputi Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun, Karo, Pakpak Bharat, Dairi,Samosir,Humbang Hasundutan ( Humbahas),Tapanuli Utara dan Toba.Serta sengketa konsumen yang diselesaikan BPSK banyak terkait Kredit Macet dan layanan konsumen lainnya. Namun perlu diingat bahwa keputusan BPSK yang telah menjadi final dan mengikat harus dipatuhi oleh para pihak dan dapat dieksekusi sebagai putusan Pengadilan Negeri jika tidak dipatuhi,katanya.

Menurut Dekan Fakultas Hukum USI ( Dr Sarles Gultom, SH MH),memang dengan kegiatan seperti FGD, seminar serta sosialisasi kepada mahasiswa sangat penting, karena memang ada mata kuliah Undang - undang perlindungan konsumen pada semester pertama, dari situ banyak bahan skripsi yang dapat dimanfaatkan Mahasiswa. (*)

Reporter : Hery Candra Siregar 

Share:

BERITA UTAMA

Pasca Erupsi Sinabung, TNI-POLRI Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

SumutJaya.com,Karo (Sumut). — Pasca erupsi Gunung Sinabung, personel Polsek Simpang Empat bersama Koramil 04 melaksanakan patroli sinergitas...

Image

PASANG IKLAN DI SINI

Image

Arsip Blog

PASANG IKLAN DI SINI

Image
Image