• RUANG IKLAN

    Ruang ini disewakan untuk pemasangan iklan banner.

02 Mei 2026

Digrebek di Penginapan, 2 Tersangka dan Puluhan Vape Diduga Narkotika Diamankan

SumutJaya.com, Karo (Sumut). - Peredaran narkotika dengan modus baru kembali terungkap. Kali ini, aparat Satresnarkoba Polres Karo membongkar dugaan peredaran cairan vape mengandung narkotika dalam penggerebekan di sebuah penginapan di Jalan Jamin Ginting, Desa Sumber Mufakat, Rabu (29/4/2026) malam.

Dalam operasi yang berlangsung sekitar pukul 23.30 WIB itu, petugas mengamankan dua pria berinisial Y.Y. (49) dan A.S.L. (44), keduanya berprofesi sebagai wiraswasta dan berasal dari Kecamatan Percut Sei Tuan.

Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung Kasatresnarkoba Polres Karo, Jonny H. Pardede, atas arahan Kapolres Karo Pebriandi Haloho, S.H, S.I.K, M. Si.

Dari lokasi, petugas menemukan 30 bungkus ketrik vape berisi cairan yang diduga mengandung narkotika golongan II, dengan berbagai varian rasa seperti watermelon, cantaloupe, grape, dan lychee. Selain itu, turut diamankan sejumlah barang lain berupa kotak putih, plastik belanja, tote bag, satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih, serta satu unit ponsel Android.

“Penangkapan berawal dari informasi yang ditindak lanjuti personel di lapangan. Saat dilakukan penggeledahan di lokasi penginapan, ditemukan puluhan cartridge vape yang diduga mengandung zat narkotika,” ujar Kasatresnarkoba, Sabtu(2/5) pagi di Mapolres.

Kedua tersangka tidak berkutik saat diamankan bersama seluruh barang bukti. Selanjutnya, mereka langsung dibawa ke Mapolres Karo guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 119 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Polres Karo mengimbau masyarakat untuk terus waspada terhadap berbagai modus baru peredaran narkotika, termasuk yang disamarkan dalam bentuk cairan rokok elektrik atau vape.

( Sumber : Humas/ Red )

Korwil - RI : Jan Gt

Share:

01 Mei 2026

PENGURUS MUHAMMADIYAH SILAHTURAHMI DENGAN KETUA UMUM PONDOK KONSTITUSI, MUHAMMAD YASIN ALI GEA,SH BAHAS PEMBINAAN PEMUDA

SumutJaya.com, Medan, 1 Mei 2026 – Pengurus Muhammadiyah dari Pimpinan Cabang (PCM) Helvetia dan Pimpinan Ranting (PRM) Tanjung Gusta melakukan silahturahmi dengan Ketua Umum Pondok Konstitusi, Muhammad Yasin Ali Gea, SH, di Tanjung Gusta, Kamis (1/5). Pertemuan ini membahas aspirasi masyarakat setempat, termasuk perbaikan infrastruktur jalan dan pembinaan Pemuda Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pendiri Ikatan Mubaligh Antar Mesjid (IMAM) Indonesia sekaligus Ketua IMAM Sumut, Drs. H. Sutrisno, menyampaikan dan ingat bahwa Pondok Konstitusi terbuka menampung aspirasi warga Tanjung Gusta. Ia memohon bantuan perbaikan Jalan Sekata sepanjang 200 meter yang rusak parah, termasuk akses menuju TK setempat. "Pernah diusulkan sebelumnya, tapi hanya dicat pilox dan belum juga diaspal," ujarnya.

Irwan Widianto, Ketua PCM Helvetia, mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat. Ia menyebut PCM Helvetia kini telah membawahi enam ranting dan meminta Muhammad Yasin membina Pemuda Muhammadiyah di Tanjung Gusta.

Assoc. Prof. Dr. Ali Yusran Gea, SH, MKN, MH sebagai Pembina, memberikan saran agar Muhammadiyah merekrut warga lokal yang potensial. "Kita satu hati dan fikiran di Muhammadiyah," katanya.

Selain itu Imam Lukman Hakim Nasution, Ketua PRM Tanjung Gusta, menambahkan bahwa Ali Yusran Gea adalah "orang Muhammadiyah tulen".

Sementara Muhammad Yasin Ali Gea,SH, Yasin juga menyambut baik dan dengan ramah silahturahmi pengurus Muhammadiyah dan siap memimpin pembinaan kepemudaan Muhammadiyah. Ia menekankan agar tidak ada warga Tanjung Gusta yang terabaikan. Siap mendukung program dan gerakan Pemuda Muhamadiyah.

Hadir dalam silahturahmi pengurus Muhammadiyah seperti Irwan Widianto (Ketua PCM Helvetia), Tri Guntoro (Wakil Sekretaris PRM Tanjung Gusta), Amri Chan (Bendahara PRM Tanjung Gusta), Ahmad Afandi (Sekretaris PRM Tanjung Gusta), Lukman Hakim Nasution (Ketua PRM Tanjung Gusta), serta Drs. H. Sutrisno. Tuan rumah disambut oleh Assoc. Prof. Dr. Ali Yusran Gea, SH, MKN, MH, Muhammad Yasin Ali Gea, SH, Rizki Saragih dan Rahmad Pulungan. (Red)

Share:

Kapolres Karo Pimpin Anev Satreskrim, Tekankan Profesionalitas Penyidik

SumutJaya.com, Karo (Sumut) Jumat,1Mei 2026 – Kapolres Karo memimpin langsung kegiatan analisa dan evaluasi (anev) kinerja Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karo.

 Kegiatan tersebut berlangsung di ruang Purpur Sage Polres Karo dan dihadiri oleh para penyidik serta penyidik pembantu dari jajaran Polres Karo hingga Polsek jajaran.

Dalam pelaksanaan anev ini, dilakukan pembahasan terkait kinerja penanganan perkara serta upaya peningkatan kualitas penyidikan di wilayah hukum Polres Karo.

 Selain itu, forum ini juga menjadi sarana evaluasi untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi di lapangan serta merumuskan langkah-langkah perbaikan ke depan.

Kapolres Karo dalam arahannya menekankan pentingnya semangat kerja, integritas, dan profesionalitas bagi seluruh penyidik dalam menjalankan tugas. 

Hal ini dinilai semakin penting seiring dengan adanya perubahan regulasi, khususnya terkait Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Satreskrim Polres Karo semakin meningkatkan kinerja serta mampu memberikan pelayanan hukum yang optimal kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Presisi Kepolisian Republik Indonesia.

( Sumber : Humas / Red )

Korwil - RI : Jan Gt

Share:

29 April 2026

Layanan 110 Polres Karo & Respons Cepat Pengaduan

SumutJaya.com, Karo (Sumut). Rabu 29 April 2026 - Kekerasan Dalam Rumah Tangga bukan urusan pribadi semata. Saat terjadi, negara hadir.

Melalui layanan 110, setiap laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti cepat oleh Polres Tanah Karo bersama Sat PPA/PPO—satuan khusus yang menangani perlindungan perempuan dan anak.

Kapolres Karo, Pebriandi Haloho, menegaskan bahwa tidak hanya KDRT, seluruh pengaduan darurat masyarakat akan direspon dengan cepat, profesional, dan humanis—mulai dari penanganan awal di lapangan hingga proses hukum.

Kini, kehadiran Sat PPA/PPO Polres Karo semakin memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan, pendampingan, dan rasa aman bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak.

๐Ÿ“ž Jangan ragu melapor!

Hubungi 110 untuk setiap kondisi darurat di sekitar Anda.

Bersama, kita wujudkan lingkungan yang aman dan bebas dari segala bentuk gangguan kamtibmas.

( Sumber : Humas / Red )

Korwil - RI : Jan Gt

Share:

Warga Pematang Jaya Desak Pemkab Langkat Aspal Jalan Rusak Menuju Aceh Tamiang

SumutJaya com, Langkat. - Kondisi jalan menuju Kampung Pematang Jaya, Kecamatan Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, yang hancur selama puluhan tahun menjadi penghambat utama roda perekonomian warga setempat. Jalur sepanjang sekitar 1,5 kilometer ini menghubungkan Langkat dengan Aceh Tamiang, namun rusak parah hingga sulit dilalui kendaraan roda dua, memaksa warga beralih ke wilayah tetangga untuk kebutuhan sehari-hari.

Seorang warga Pematang Jaya yang enggan disebutkan namanya mengeluhkan nasib infrastruktur desa perbatasan tersebut saat ditemui kru media ini, Rabu (29/4/2026). "Jalan kami sudah lama sekali tidak pernah diaspal. Kami menduga anggaran untuk pengaspalan ada, tapi mengapa sampai sekarang selalu rusak? Kecamatan ini seolah tak pernah diperhatikan Pemkab Langkat," katanya.

Keluhan warga semakin mendesak karena dampak ekonomi nyata. Uang gaji aparatur sipil negara (ASN) dan pendapatan warga Pematang Jaya cenderung mengalir ke Aceh Tamiang akibat infrastruktur jalan yang lebih baik di sana, meski jaraknya lebih jauh dibanding antar-desa di Langkat. Faktor pendukung lain meliputi:

Tidak adanya sarana perbankan di wilayah setempat.

Absennya SPBU khusus nelayan, padahal jalur angkutan minyak Pertamina dari EP Rantau melewati Pematang Jaya.

Belum adanya pasar tradisional tetap yang buka setiap hari.

Akibatnya, pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Pematang Jaya beberapa tahun terakhir gagal mencapai target. 

Warga kini berharap Bupati Langkat segera merespons tuntutan pengaspalan, setidaknya untuk ruas jalan Damar Condong menuju Kecamatan Seraway, Aceh Tamiang. Hingga berita ini diturunkan, Pemkab Langkat belum memberikan tanggapan resmi. (Agus)

Share:

28 April 2026

Bangkit dari Banjir: Ratusan Keluarga di Aceh Tamiang Kembali Mendapat Harapan

SumutJaya.com, Aceh Tamiang. -Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) Indonesia, dengan dukungan Mercy Relief dan Rahmatan Lil ‘Alamin Foundation Singapura, kembali melaksanakan pendistribusian bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang pada 27–28 April 2026. Kegiatan selama dua hari ini mencakup distribusi paket hygiene kit, shelter kit, layanan kesehatan gratis, serta dukungan perlengkapan belajar bagi anak-anak.

Pada 27 April 2026, tim mendistribusikan 278 paket bantuan kepada kepala keluarga di Desa Sekumur, yang terdiri dari 172 paket hygiene kit dan 106 paket shelter kit, disertai layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis. Selanjutnya, tim bergerak ke Desa Tanjung Gelumpang untuk menyalurkan 104 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak serta 78 unit meja belajar guna mendukung fasilitas belajar di TPA setempat.

Pada 28 April 2026, kegiatan dilanjutkan di Desa Sulum dengan pendistribusian 220 paket kepada kepala keluarga, yang terdiri dari 100 paket hygiene kit untuk keluarga non-rentan dan 120 paket shelter kit bagi kelompok rentan, termasuk keluarga dengan balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta lansia di atas 70 tahun. Setelah itu, tim melanjutkan distribusi ke Desa Pematang Durian dengan menyalurkan 88 paket perlengkapan sekolah, 40 unit meja belajar, serta 7 unit kipas angin sebagai fasilitas pendukung sarana pendidikan bagi anak-anak di desa tersebut.

Secara keseluruhan, sebanyak 498 kepala keluarga di Desa Sulum dan Sekumur terdata sebagai penerima manfaat. Di sektor pendidikan, 192 anak dari jenjang SD hingga SMA di Desa Pematang Durian dan Tanjung Gelumpang menerima paket perlengkapan sekolah. Sementara itu, lebih dari 170 masyarakat di Desa Sulum dan Sekumur telah mengakses layanan kesehatan gratis yang disediakan selama kegiatan berlangsung.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan bantuan yang disalurkan di desa kami. Kehadiran langsung saudara-saudara dari jauh menjadi dukungan dan penyemangat bagi warga kami,” ujar Alimat, Datok Penghulu Desa Sulum.

“Kami menyadari masih ada kebutuhan yang belum sepenuhnya terpenuhi. Karena itu, kami akan terus memberikan dukungan agar masyarakat dapat pulih dan bangkit lebih kuat,” ujar perwakilan Mercy Relief.

Di sela kegiatan, tim juga melakukan peninjauan kondisi pascabanjir yang masih terlihat di beberapa wilayah, termasuk proses pembersihan sumur gali di Desa Juar sebagai upaya pemulihan akses air bersih. Selain itu, tim mengunjungi SMP Negeri 7 Karang Baru di Kecamatan Sekerak, di mana kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung meskipun fasilitas sekolah mengalami kerusakan akibat banjir besar pada akhir November 2025.

Ke depan, Yayasan PKPA Indonesia bersama Mercy Relief dan Rahmatan Lil ‘Alamin Foundation Singapura akan melanjutkan pendistribusian bantuan secara bertahap ke desa-desa lain yang termasuk dalam lokasi intervensi program. (K- Dafi/Red)

Share:

Moment Haru Perpisahan Jajaran Pegawai Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Dengan Dr. Harli Siregar, SH., M.Hum

SumutJaya.com, Medan. [28/4/2026], Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menggelar acara pelepasan dan perpisahan dengan Dr. Harli Siregar, SH.,M.Hum yang akan melaksanakan tugas dan jabatan baru di Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta.

Kegiatan secara sederhana yang digelar secara internal itu berlangsung di Adhyaksa Hall lantai I Kejati Sumatera Utara pada hari Selasa 28 April 2026 itu turut dihadiri para Pejabat Utama, Pejabat eselon IV dan eselon V, para pegawai, petugas keamanan, tenaga honorer atau PPNPN hingga petugas pelayanan pada PTSP Kejati Sumut.

Saat acara berlangsung, Dr. Harli Siregar, SH., M.Hum menyampaikan pesan positif dan optimisme serta harapan terbaik bagi seluruh jajaran Kejati Sumatera Utara agar terus menjaga dan merawat soliditas dan solidaritas yang telah berjalan selama bertugas sebagai Kajati Sumatera Utara.

*”Terimakasih atas kerjasama yang telah terjalin secara baik selama ini, tetap jaga soliditas dan solidaritas antar sesama, miliki rasa empaty sebagai suatu keluarga besar Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara serta terus lakukan yang terbaik untuk mendukung penuh kebijakan pimpinan baru nantinya”* tegas Harli siregar.

Sementara itu, jajaran perwakilan atau utusan pegawai Kejati Sumatera Utara, baik para Pejabat utama hingga tenaga honorer atau PPNPN secara bergantian menyampaikan pesan dan kesan serta doa maupun harapan kebaikan.

Rangkaian pelepasan dan perpisahan itu berlangsung hingga pengantaran di Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang provinsi Sumatera Utara. (Sumber Kasi Penkum Kejatisu)

■Fajar Trihatya

Share:

Ketua Umum PP HCMNI Sumut, Assoc.Prof.Dr.Ali Yusran Gea Santuni Biaya Sekolah Siswi Nias Rp1,7 Juta di SMA Swasta UISU Medan

SumutJaya.com, Medan. – Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan Cendekiawan Muslim Nias Indonesia Sumatera Utara (PP HCMNI Sumut), Assoc.Prof.Dr.Ali Yusran Gea,SH,MKn,MH  menunjukkan komitmen nyata terhadap pendidikan dengan menyantuni uang sekolah siswi berinisial MR.Harefa kelas 10 di SMA Swasta Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Medan, Selasa (28/4/2026).

Kepedulian ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum PP HCMNI Sumut. Santunan berupa beasiswa mencakup pembayaran Rp1,7 juta untuk biaya sekolah siswi asal Nias tersebut. Kepala Sekolah SMA Swasta UISU beserta Wakil Kepala Sekolah menyaksikan dan menyampaikan ucapan terima kasih mendalam atas inisiatif PP HCMNI Sumut yang begitu peduli terhadap kelanjutan pendidikan anak berlatar belakang etnis Nias.

Kedatangan Prof. Dr. Ali Yusran Gea disambut hangat oleh pihak sekolah. Orang tua siswi MR.Harefa yang turut hadir tampak terharu dan bersyukur atas bantuan ini, yang memastikan putrinya dapat melanjutkan belajar tanpa hambatan finansial. Proses pelunasan disaksikan pula oleh sejumlah guru SMA UISU.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PP HCMNI yang didampingi asistennya, Ahmadi, SE, menyatakan, "Saya sudah menganggap siswi MR.Harefa seperti anak saya sendiri. Apapun biaya pendidikannya ke depan akan ditanggung sepenuhnya oleh PP HCMNI."

Inisiatif ini mencerminkan peran aktif PP HCMNI Sumut dalam mendukung akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya dari kalangan Muslim Nias di Sumatera Utara.

(Red)

Share:

27 April 2026

Patroli KYRD Polres Karo, Antisipasi 3C dan Balap Liar di Kabanjahe

SumutJaya.com, Karo (Sumut). – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran Polres Karo melaksanakan kegiatan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Minggu(26/4/2026) sekira pukul 22.00 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) AKP Ridwan Sasono, S.H., dengan didampingi Perwira Pengendali (Padal) IPDA Marlianta S. Depari dan IPDA Hendri I Damanik, S.H., bersama personel piket Sipropam serta piket fungsi lainnya.

Patroli difokuskan di seputaran Kota Kabanjahe yang dinilai memiliki potensi kerawanan gangguan kamtibmas pada malam hari. Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan serta pengawasan di sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpulnya masyarakat, guna mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor), aksi tawuran, serta balapan liar.

Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum serta membahayakan keselamatan diri maupun orang lain. Kehadiran aparat kepolisian di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang beraktivitas pada malam hari.

AKP Ridwan Sasono, S.H., selaku Pawas dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah. “Kami terus meningkatkan patroli, khususnya pada malam hari, guna mengantisipasi kejahatan 3C, tawuran, serta balapan liar. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujarnya.

Dari hasil kegiatan patroli yang dilaksanakan, situasi di wilayah Kota Kabanjahe terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan patroli KRYD ini merupakan bentuk komitmen Polres Karo dalam menciptakan situasi yang aman serta menekan angka kriminalitas di wilayah hukumnya, sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.

( Sumber : Humas / Red )


Korwil - RI : Jan Gt

Share:

PENYIDIK KEJATI SUMUT GELEDAH KANTOR SATKER PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN SUMATERA II, TERKAIT DUGAAN KORUPSI PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN TA.2023/2024 TOTAL ANGGARAN MENCAPAI 64 MILIAR.

SumutJaya.com, Medan. [27/4/2026], Penyidik Kejati Sumatera Utara melakukan penggeledahan pada kantor satuan kerja (satker) Sumatera II Perumahan dan Kawasan Permukiman yang berlokasi di Jalan Gunung Krakatau Medan pada Senin 27/4/2026.

Penggeledahan dilakukan oleh penyidik berdasarkan surat perintah penggeledahan dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara setelah memperoleh surat izin penggeledahan serta penetapan geledah dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan guna mencari dan melengkapi bukti pada proses penyidikan atas Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pada Proyek Pembangunan Rumah Susun Tahun Anggaran 2023 S.D Tahun 2024 yang berlokasi di tiga wilayah yaitu Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Kabupaten Deli Serdang dengan nilai total anggaran mencapai ± 64 Miliar rupiah.

Adapun beberapa ruang kerja yang dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik diantaranya ruangan kepala satuan kerja (Kasatker) Perumahan Dan Kawasan Permukiman Sumatera II kemudian ruang bagian keuangan atau perbendaharaan hingga ruangan Pejabat Pembuat Komitment (PPK) yang terletak dilantai II dan III gedung kantor tersebut, dimana penyidik telah mengumpulkan sejumlah dokumen pembayaran pekerjaan pembangunan rumah susun hingga dokumen elektronik berupa pemeriksaan terhadap soft copy data pada perangkat komputer maupun laptop.

Penyidik mengungkapkan penggeledahan berlangsung sejak pukul 13.30 Wib hingga saat ini pukul 18.00 WIb masih berlangsung dan akan terus bekerja untuk mencari dan mengumpulkan serta melengkapi alat bukti dalam penyidikan, sehingga diharapkan akan segera dapat memperjelas dan mengungkap dugaan kasus tersebut secara transparan kepada publik hingga dapat menemukan pihak atau orang yang dianggap bertanggungjawab terkait permasalahan dimaksud.

(Sumber Kasi Penkum Kejatisu)

■Fajar 

Share:

Imigrasi Polonia Medan Percepat Layanan Paspor dengan Drive Thru, Jemput Bola, dan Kuota Mall Hingga 100 Permohonan

SumutJaya.com, Medan. – Pelayanan maksimal di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan berjalan sukses dengan menangani 200 hingga 300 permohonan paspor setiap harinya. Kepala Kantor Imigrasi Polonia Medan, Ridha Sah Putra, mengungkapkan inovasi terbaru ini dalam wawancara khusus dengan wartawan di Medan, Senin (27/4/2026).

"Setiap hari kami layani permohonan di Mall Pelayanan Publik dengan kuota 25 per hari. Baru sebulan ini kami soft launching layanan Imigrasi Lounge di Mall Cambridge Medan, juga dengan kuota 25 permohonan per hari," ujar Ridha Sah Putra.

 Layanan di Mall Cambridge buka dari Senin hingga Jumat, pukul 10.00–16.00 WIB sedangkan hari Sabtu dari Jam 10.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB. Pasca-grand opening, kuota akan ditingkatkan menjadi 50 hingga 100 permohonan per-hari guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat Kota Medan.

Inovasi lain yang disiapkan adalah layanan drive thru untuk pengambilan paspor siap. Pemohon tak perlu turun dari kendaraan; cukup ambil di loket khusus. "Ini memudahkan masyarakat," tambahnya.

Imigrasi Polonia juga gandeng lembaga dan komunitas melalui program "jemput bola" dari Direktorat Jenderal Imigrasi Jakarta. Minimal 20–30 permohonan dengan surat pengajuan, tim Imigrasi akan datang langsung, urus, dan antar paspor jadi ke lokasi.

Program ini telah difasilitasi untuk bank, travel umroh/haji, KBIH, Kementerian Pajak, DPRD Medan, hingga universitas seperti UMA, UMSU, dan USU.

Untuk USU, ada MoU khusus pelayanan warga negara asing dengan Pojok Imigrasi di kampus, sehingga mahasiswa asing tak perlu ke kantor.

Ridha mengajak komunitas lain, seperti lari atau bersepeda, mengajukan surat izin paspor.

Fasilitas terbaru di kantor mencakup gedung baru, drive thru, counter khusus lansia, bayi, ruang menyusui, dan difabel. Jenis paspor ada dua: biasa dan elektronik (e-paspor). Direktorat Jenderal Imigrasi dorong e-paspor dengan masa berlaku 5 tahun (PNBP Rp650.000) atau 10 tahun (Rp950.000). Pemohon tinggal pilih waktu, termasuk akhir pekan di Mall Cambridge atau Mall Pelayanan Publik Jalan Iskandar Muda.

Ridha Sah Putra menekankan, dengan kemudahan ini, masyarakat jangan lagi terbuai dengan calo. "Pilih layanan resmi kami," pesannya.

Pantauan wartawan di lokasi Imigrasi Polonia Medan menunjukkan pelayanan ramah, profesional, dan cepat. Pemohon paspor merasa nyaman dan puas dengan proses yang efisien. (Fajar Trihatya/Red)

Share:

26 April 2026

๐™‹๐™€๐™๐™…๐˜ผ๐™‡๐˜ผ๐™‰๐˜ผ๐™‰ ๐™‹๐™๐™‡๐˜ผ๐™‰๐™‚ ๐™”๐˜ผ๐™‰๐™‚ ๐™๐˜ผ๐™† ๐™‹๐™€๐™๐™‰๐˜ผ๐™ƒ ๐™Ž๐˜ผ๐™ˆ๐™‹๐˜ผ๐™„,

KAI yang selalu memakan nyawa Orang di Persimpangan Jalan Lintas Kenderaan Motor dan Mobil. (Foto istimewa)

๐˜ฟ๐™ž๐™—๐™–๐™ก๐™ž๐™  T๐™ง๐™–๐™œ๐™š๐™™๐™ž ๐™ฉ๐™–๐™—๐™ง๐™–๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™†๐™š๐™ง๐™š๐™ฉ๐™– ๐˜ผ๐™ฅ๐™ž

SumutJaya.com. ๐˜ผ๐™™๐™– ๐™ฅ๐™š๐™ง๐™Ÿ๐™–๐™ก๐™–๐™ฃ๐™–๐™ฃ ๐™ฅ๐™ช๐™ก๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ฉ๐™–๐™  ๐™ฅ๐™š๐™ง๐™ฃ๐™–๐™ ๐™จ๐™–๐™ข๐™ฅ๐™–๐™ž. ๐˜ผ๐™™๐™– ๐™จ๐™š๐™ฃ๐™ฎ๐™ช๐™ข ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ฉ๐™–๐™  ๐™ก๐™–๐™œ๐™ž ๐™—๐™ž๐™จ๐™– ๐™ข๐™š๐™ง๐™š๐™ ๐™–๐™ ๐™™๐™ž ๐™™๐™š๐™ฅ๐™–๐™ฃ ๐™ฌ๐™–๐™Ÿ๐™–๐™ ๐™ข๐™ช๐™ฃ๐™œ๐™ž๐™ก ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™–๐™ฃ๐™ฉ๐™ž. ๐˜ฟ๐™ž ๐™—๐™–๐™ก๐™ž๐™  ๐™ฉ๐™–๐™—๐™ง๐™–๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™ข๐™–๐™ช๐™ฉ ๐™–๐™ฃ๐™ฉ๐™–๐™ง๐™– ๐™†๐™๐™‡ ๐™™๐™–๐™ฃ ๐™ ๐™š๐™ง๐™š๐™ฉ๐™– ๐™–๐™ฅ๐™ž ๐™Ÿ๐™–๐™ง๐™–๐™  ๐™Ÿ๐™–๐™ช๐™ ๐˜ผ๐™ง๐™œ๐™ค ๐˜ฝ๐™ง๐™ค๐™ข๐™ค ๐˜ผ๐™ฃ๐™œ๐™œ๐™ง๐™š๐™  ๐™™๐™ž ๐™Ž๐™ฉ๐™–๐™จ๐™ž๐™ช๐™ฃ ๐˜ฝ๐™š๐™ ๐™–๐™จ๐™ž ๐™๐™ž๐™ข๐™ช๐™ง, ๐™Ž๐™š๐™ฃ๐™ž๐™ฃ ๐™ข๐™–๐™ก๐™–๐™ข (27/4/2026), ๐™ฉ๐™š๐™ง๐™จ๐™ž๐™ข๐™ฅ๐™–๐™ฃ ๐™ ๐™ž๐™จ๐™–๐™ ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™œ๐™ค๐™ฎ๐™–๐™  ๐™จ๐™š๐™ฃ๐™™๐™ž-๐™จ๐™š๐™ฃ๐™™๐™ž ๐™๐™–๐™ฉ๐™ž.

๐™Ž๐™š๐™ค๐™ง๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ž๐™—๐™ช ๐™ข๐™ช๐™™๐™–, ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™—๐™–๐™ง๐™ช ๐™จ๐™–๐™Ÿ๐™– ๐™ข๐™š๐™ก๐™š๐™ฌ๐™–๐™ฉ๐™ž ๐™ข๐™–๐™จ๐™– ๐™˜๐™ช๐™ฉ๐™ž ๐™ข๐™š๐™ก๐™–๐™๐™ž๐™ง๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™š๐™ก๐™–๐™ข๐™– ๐™ฉ๐™ž๐™œ๐™– ๐™—๐™ช๐™ก๐™–๐™ฃ, ๐™ข๐™š๐™ข๐™ช๐™ก๐™–๐™ž ๐™๐™–๐™ง๐™ž ๐™ฅ๐™š๐™ง๐™ฉ๐™–๐™ข๐™–๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™ ๐™š๐™ข๐™—๐™–๐™ก๐™ž ๐™—๐™š๐™ ๐™š๐™ง๐™Ÿ๐™–. ๐˜ฟ๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™š๐™ข๐™–๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฉ ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™—๐™–๐™ง๐™ช, ๐™™๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™ง๐™ž๐™ฃ๐™™๐™ช ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ข๐™–๐™จ๐™ž๐™ ๐™ข๐™š๐™ก๐™š๐™ ๐™–๐™ฉ ๐™ฅ๐™–๐™™๐™– ๐™—๐™–๐™ฎ๐™ž๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ข๐™–๐™จ๐™ž๐™ ๐™ข๐™š๐™ง๐™–๐™, ๐™ž๐™– ๐™—๐™š๐™ง๐™–๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™–๐™ฉ ๐™ฅ๐™–๐™œ๐™ž ๐™ž๐™ฉ๐™ช. ๐™„๐™– ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™ฎ๐™ช๐™จ๐™ช๐™ž, ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™š๐™ฃ๐™–๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™–๐™ฃ, ๐™ก๐™–๐™ก๐™ช ๐™ฅ๐™–๐™ข๐™ž๐™ฉ. 

"๐™„๐™—๐™ช ๐™ฅ๐™š๐™ง๐™œ๐™ž ๐™™๐™ช๐™ก๐™ช, ๐™ฎ๐™–, ๐™‰๐™–๐™ . ๐™‰๐™–๐™ฃ๐™ฉ๐™ž ๐™ž๐™—๐™ช ๐™ฅ๐™ช๐™ก๐™–๐™ฃ๐™œ." ๐˜ฟ๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™ช๐™™๐™–๐™ ๐™ฅ๐™–๐™จ๐™ฉ๐™ž ๐™จ๐™–๐™ข๐™—๐™ž๐™ก ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™˜๐™ž๐™ช๐™ข ๐™ฅ๐™ž๐™ฅ๐™ž ๐™ ๐™ž๐™ง๐™ž ๐™™๐™–๐™ฃ ๐™ ๐™–๐™ฃ๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™š๐™ง๐™ฉ๐™– ๐™ ๐™š๐™ฃ๐™ž๐™ฃ๐™œ ๐™จ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™—๐™–๐™ฎ๐™ž. ๐™Ž๐™–๐™ข๐™—๐™ž๐™ก ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™œ๐™๐™ž๐™ง๐™ช๐™ฅ ๐™™๐™–๐™ก๐™–๐™ข ๐™™๐™–๐™ก๐™–๐™ข ๐™–๐™ง๐™ค๐™ข๐™– ๐™ข๐™ž๐™ฃ๐™ฎ๐™–๐™  ๐™ฉ๐™š๐™ก๐™ค๐™ฃ ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™š๐™ข๐™ฅ๐™š๐™ก ๐™™๐™ž ๐™™๐™–๐™™๐™– ๐™จ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™—๐™–๐™ฎ๐™ž. ๐™ˆ๐™ช๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™ž๐™ฃ ๐™จ๐™–๐™Ÿ๐™– ๐™ ๐™š๐™ฉ๐™ž๐™ ๐™– ๐™จ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™„๐™—๐™ช ๐™—๐™š๐™ง๐™–๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™–๐™ฉ ๐™—๐™–๐™ฎ๐™ž๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™ข๐™–๐™จ๐™ž๐™ ๐™ฉ๐™š๐™ง๐™ฉ๐™ž๐™™๐™ช๐™ง ๐™ฅ๐™ช๐™ก๐™–๐™จ. 3 ๐˜ฝ๐™ช๐™ก๐™–๐™ฃ... ๐™ฎ๐™– ๐™—๐™š๐™ฉ๐™ช๐™ก 3 ๐™—๐™ช๐™ก๐™–๐™ฃ... ๐™ก๐™–๐™œ๐™ž ๐™œ๐™š๐™ข๐™š๐™จ ๐™œ๐™š๐™ข๐™š๐™จ๐™ฃ๐™ฎ๐™–.

๐˜ฟ๐™ž๐™– ๐™จ๐™ช๐™™๐™–๐™ ๐™—๐™ž๐™จ๐™– ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™–๐™ฉ ๐™ ๐™š๐™ฅ๐™–๐™ก๐™– ๐™™๐™–๐™ฃ ๐™™๐™–๐™™๐™– ๐™จ๐™–๐™–๐™ฉ ๐™ฉ๐™š๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™ช๐™ง๐™–๐™ฅ, ๐™ฉ๐™š๐™ง๐™จ๐™š๐™ฃ๐™ฎ๐™ช๐™ข ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™–๐™ฉ๐™–๐™ฅ ๐™ฌ๐™–๐™Ÿ๐™–๐™ ๐™ž๐™—๐™ช๐™ฃ๐™ฎ๐™–, ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™œ๐™ค๐™˜๐™š๐™ ๐™จ๐™–๐™ข๐™—๐™ž๐™ก ๐™ ๐™–๐™ ๐™ž๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™ฃ๐™š๐™ฃ๐™™๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ฃ๐™š๐™ฃ๐™™๐™–๐™ฃ๐™œ. 

๐™‰๐™–๐™ข๐™ช๐™ฃ ๐™ฉ๐™–๐™ ๐™™๐™ž๐™ง ๐™—๐™š๐™ง๐™ ๐™–๐™ฉ๐™– ๐™ก๐™–๐™ž๐™ฃ. ๐™‹๐™ช๐™ก๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™จ๐™š๐™๐™–๐™ง๐™ช๐™จ๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™Ÿ๐™–๐™™๐™ž ๐™ข๐™ค๐™ข๐™š๐™ฃ ๐™—๐™š๐™ง๐™จ๐™–๐™ฉ๐™ช ๐™ ๐™š๐™ข๐™—๐™–๐™ก๐™ž ๐™™๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™—๐™ช๐™–๐™ ๐™๐™–๐™ฉ๐™ž, ๐™Ÿ๐™ช๐™จ๐™ฉ๐™ง๐™ช ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™Ÿ๐™–๐™™๐™ž ๐™ฅ๐™š๐™ง๐™ฅ๐™ž๐™จ๐™–๐™๐™–๐™ฃ ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ฉ๐™–๐™  ๐™ฉ๐™š๐™ง๐™™๐™ช๐™œ๐™–. ๐™Ž๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ž๐™—๐™ช ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™Ÿ๐™–๐™™๐™ž ๐™จ๐™–๐™ก๐™–๐™ ๐™จ๐™–๐™ฉ๐™ช ๐™ ๐™ค๐™ง๐™—๐™–๐™ฃ ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ฉ๐™–๐™  ๐™จ๐™š๐™ก๐™–๐™ข๐™–๐™ฉ. ๐™ƒ๐™–๐™ง๐™ž ๐™ฅ๐™š๐™ง๐™ฉ๐™–๐™ข๐™– ๐™ ๐™š๐™ง๐™Ÿ๐™– ๐™จ๐™š๐™ฉ๐™š๐™ก๐™–๐™ ๐™˜๐™ช๐™ฉ๐™ž ๐™ข๐™š๐™ก๐™–๐™๐™ž๐™ง๐™ ๐™–๐™ฃ, ๐™๐™–๐™ง๐™ž ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™จ๐™š๐™๐™–๐™ง๐™ช๐™จ๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™ฅ๐™š๐™ฃ๐™ช๐™ ๐™๐™–๐™ง๐™–๐™ฅ๐™–๐™ฃ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™Ÿ๐™–๐™™๐™ž ๐™๐™–๐™ง๐™ž ๐™ฉ๐™š๐™ง๐™–๐™ ๐™๐™ž๐™ง๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™Ÿ๐™–๐™ก๐™–๐™ฃ๐™ž ๐™๐™ž๐™™๐™ช๐™ฅ.

๐™†๐™ž๐™จ๐™–๐™ ๐™ž๐™ฃ๐™ž ๐™ฉ๐™š๐™ง๐™จ๐™š๐™—๐™–๐™ง ๐™จ๐™š๐™ฉ๐™š๐™ก๐™–๐™ Berita Tabrakan Kereta Api ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™œ๐™ช๐™ฃ๐™œ๐™œ๐™–๐™ ๐™˜๐™ช๐™ง๐™–๐™๐™–๐™ฃ ๐™๐™–๐™ฉ๐™ž ๐™จ๐™š๐™ค๐™ง๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™–๐™™๐™ž๐™  ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ ๐™š๐™๐™ž๐™ก๐™–๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™ ๐™–๐™ ๐™–๐™ ๐™ฃ๐™ฎ๐™–. "๐™๐™š๐™ฉ๐™š๐™ ๐™–๐™ ๐™ช ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™œ๐™–๐™ก ๐™™๐™ช๐™ฃ๐™ž๐™– ๐™™๐™ž ๐™๐™–๐™ง๐™ž ๐™ฅ๐™š๐™ง๐™ฉ๐™–๐™ข๐™– ๐™ ๐™š๐™ง๐™Ÿ๐™– ๐™จ๐™š๐™ฉ๐™š๐™ก๐™–๐™ ๐™˜๐™ช๐™ฉ๐™ž ๐™ข๐™š๐™ก๐™–๐™๐™ž๐™ง๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™ฉ๐™ž๐™œ๐™– ๐™—๐™ช๐™ก๐™–๐™ฃ," ๐™ฉ๐™ช๐™ก๐™ž๐™จ๐™ฃ๐™ฎ๐™–, ๐™™๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™Ÿ๐™–๐™ง๐™ž-๐™Ÿ๐™–๐™ง๐™ž ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ข๐™ช๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™ž๐™ฃ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™œ๐™š๐™ฉ๐™ž๐™  ๐™จ๐™–๐™ข๐™—๐™ž๐™ก ๐™ฉ๐™š๐™ง๐™ž๐™จ๐™–๐™ . ๐™†๐™–๐™ก๐™ž๐™ข๐™–๐™ฉ ๐™ž๐™ฉ๐™ช ๐™˜๐™ช๐™ ๐™ช๐™ฅ ๐™ช๐™ฃ๐™ฉ๐™ช๐™  ๐™ข๐™š๐™ข๐™—๐™ช๐™–๐™ฉ ๐™จ๐™ž๐™–๐™ฅ๐™– ๐™ฅ๐™ช๐™ฃ ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ข๐™š๐™ข๐™—๐™–๐™˜๐™–๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™ž๐™ ๐™ช๐™ฉ ๐™ฉ๐™š๐™ง๐™™๐™ž๐™–๐™ข, ๐™ž๐™ ๐™ช๐™ฉ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™–๐™๐™–๐™ฃ ๐™ฃ๐™–๐™ฅ๐™–๐™จ, ๐™ž๐™ ๐™ช๐™ฉ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™ž๐™ฉ๐™ž๐™ ๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™–๐™ž๐™ง ๐™ข๐™–๐™ฉ๐™–.

๐˜ฟ๐™ž๐™ง๐™š๐™ ๐™ฉ๐™ช๐™ง ๐™๐™Ž๐™๐˜ฟ ๐˜ผ๐™ง๐™ž๐™›๐™ž๐™ฃ ๐˜ผ๐™˜๐™๐™ข๐™–๐™™, ๐™™๐™ง๐™œ ๐™”๐™ช๐™จ๐™ž ๐™‹๐™ง๐™–๐™จ๐™ฉ๐™ž๐™ฃ๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™จ๐™ž๐™, ๐™™๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™ช๐™–๐™ง๐™– ๐™—๐™š๐™ง๐™œ๐™š๐™ฉ๐™–๐™ง ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™œ๐™ช๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™–๐™ฅ๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™—๐™–๐™๐™ฌ๐™– ๐™œ๐™š๐™ง๐™—๐™ค๐™ฃ๐™œ ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™Ÿ๐™–๐™™๐™ž ๐™ก๐™ค๐™ ๐™–๐™จ๐™ž ๐™ฉ๐™š๐™ง๐™ฅ๐™–๐™ง๐™–๐™ ๐™™๐™–๐™ก๐™–๐™ข ๐™ ๐™š๐™˜๐™š๐™ก๐™–๐™ ๐™–๐™–๐™ฃ ๐™ž๐™ฉ๐™ช ๐™จ๐™š๐™—๐™–๐™œ๐™ž๐™–๐™ฃ ๐™—๐™š๐™จ๐™–๐™ง ๐™™๐™ž๐™ž๐™จ๐™ž ๐™ค๐™ก๐™š๐™ ๐™ž๐™—๐™ช-๐™ž๐™—๐™ช ๐™ฅ๐™š๐™ ๐™š๐™ง๐™Ÿ๐™–. "๐™ˆ๐™š๐™ง๐™š๐™ ๐™– ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™–๐™™๐™– ๐™™๐™ž ๐™œ๐™š๐™ง๐™—๐™ค๐™ฃ๐™œ ๐™ฉ๐™–๐™™๐™ž ๐™ข๐™–๐™ก๐™–๐™ข… ๐™—๐™–๐™ง๐™ช ๐™ข๐™–๐™จ๐™ช๐™  ๐™ ๐™š๐™ง๐™Ÿ๐™– ๐™ก๐™–๐™œ๐™ž ๐™จ๐™š๐™ฉ๐™š๐™ก๐™–๐™ ๐™˜๐™ช๐™ฉ๐™ž ๐™ข๐™š๐™ก๐™–๐™๐™ž๐™ง๐™ ๐™–๐™ฃ. ๐™ˆ๐™š๐™ข๐™—๐™–๐™ฌ๐™– ๐™ก๐™š๐™ก๐™–๐™, ๐™ข๐™š๐™ข๐™—๐™–๐™ฌ๐™– ๐™๐™–๐™ง๐™–๐™ฅ๐™–๐™ฃ, ๐™ข๐™š๐™ข๐™—๐™–๐™ฌ๐™– ๐™ง๐™ž๐™ฃ๐™™๐™ช ๐™–๐™ฃ๐™–๐™  ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™ช๐™ฃ๐™œ๐™œ๐™ช ๐™™๐™ž ๐™ง๐™ช๐™ข๐™–๐™," ๐™ช๐™Ÿ๐™–๐™ง๐™ฃ๐™ฎ๐™–.

๐˜ผ๐™™๐™– ๐™จ๐™š๐™—๐™ช๐™–๐™ ๐™™๐™š๐™ฉ๐™–๐™ž๐™ก ๐™ ๐™š๐™˜๐™ž๐™ก ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ข๐™š๐™ข๐™—๐™ช๐™–๐™ฉ ๐™˜๐™š๐™ง๐™ž๐™ฉ๐™– ๐™ž๐™ฃ๐™ž ๐™จ๐™š๐™ข๐™–๐™ ๐™ž๐™ฃ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™œ๐™๐™–๐™ง๐™ช ๐™—๐™ž๐™ง๐™ช. ๐˜ฟ๐™ž ๐™จ๐™–๐™ข๐™ฅ๐™ž๐™ฃ๐™œ ๐™—๐™–๐™ง๐™–๐™ฃ๐™œ-๐™—๐™–๐™ง๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ ๐™ค๐™ง๐™—๐™–๐™ฃ ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ฉ๐™š๐™ง๐™ ๐™ช๐™ข๐™ฅ๐™ช๐™ก ๐™™๐™ž ๐™ก๐™–๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™–๐™ฃ ๐™ก๐™ค๐™จ๐™ฉ ๐™–๐™ฃ๐™™ ๐™›๐™ค๐™ช๐™ฃ๐™™ ๐™†๐˜ผ๐™„, ๐™™๐™ž๐™ฉ๐™š๐™ข๐™ช๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™š๐™—๐™ช๐™–๐™ ๐™ฉ๐™–๐™จ ๐™ฅ๐™š๐™ฃ๐™™๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™ž๐™ฃ (๐™˜๐™ค๐™ค๐™ก๐™š๐™ง ๐™—๐™–๐™œ) ๐™ ๐™๐™ช๐™จ๐™ช๐™จ ๐˜ผ๐™ž๐™ง ๐™Ž๐™ช๐™จ๐™ช ๐™„๐™—๐™ช (๐˜ผ๐™Ž๐™„) ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™™๐™ž๐™™๐™ช๐™œ๐™– ๐™ข๐™ž๐™ก๐™ž๐™  ๐™จ๐™š๐™ค๐™ง๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™—๐™ช๐™จ๐™ช๐™ž (๐™ž๐™—๐™ช ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™ฎ๐™ช๐™จ๐™ช๐™ž) ๐™ ๐™ค๐™ง๐™—๐™–๐™ฃ ๐™ ๐™š๐™˜๐™š๐™ก๐™–๐™ ๐™–๐™–๐™ฃ. ๐˜ฟ๐™ž ๐™ฉ๐™š๐™ข๐™ฅ๐™–๐™ฉ ๐™ ๐™š๐™Ÿ๐™–๐™™๐™ž๐™–๐™ฃ ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™˜๐™š๐™ ๐™–๐™ข ๐™ž๐™ฉ๐™ช, ๐™™๐™ž๐™ฉ๐™š๐™ข๐™ช๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™ฅ๐™ช๐™ก๐™– ๐™ฅ๐™š๐™ง๐™ก๐™š๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™–๐™ฅ๐™–๐™ฃ ๐™—๐™–๐™ฎ๐™ž, ๐™จ๐™š๐™ฅ๐™š๐™ง๐™ฉ๐™ž ๐™—๐™ค๐™ฉ๐™ค๐™ก ๐™จ๐™ช๐™จ๐™ช ๐™™๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™š๐™ก๐™ž๐™ข๐™ช๐™ฉ ๐™ข๐™ช๐™ฃ๐™œ๐™ž๐™ก. ๐˜ฝ๐™–๐™ง๐™–๐™ฃ๐™œ-๐™—๐™–๐™ง๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ž๐™ฃ๐™ž ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™Ÿ๐™–๐™™๐™ž ๐™จ๐™–๐™ ๐™จ๐™ž ๐™—๐™ž๐™จ๐™ช ๐™—๐™–๐™๐™ฌ๐™– ๐™™๐™ž ๐™–๐™ฃ๐™ฉ๐™–๐™ง๐™– ๐™ฅ๐™–๐™ง๐™– ๐™ฅ๐™š๐™ฃ๐™ช๐™ข๐™ฅ๐™–๐™ฃ๐™œ, ๐™–๐™™๐™– ๐™ฅ๐™–๐™ง๐™– ๐™ž๐™—๐™ช ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™จ๐™š๐™ฉ๐™ž๐™–๐™ฅ ๐™๐™–๐™ง๐™ž๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™—๐™š๐™ง๐™Ÿ๐™ช๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™ฎ๐™ž๐™–๐™จ๐™–๐™ฉ๐™ž ๐™ฌ๐™–๐™ ๐™ฉ๐™ช ๐™–๐™ฃ๐™ฉ๐™–๐™ง๐™– ๐™ข๐™š๐™ข๐™š๐™ง๐™–๐™ ๐˜ผ๐™Ž๐™„ ๐™ช๐™ฃ๐™ฉ๐™ช๐™  ๐™—๐™ช๐™–๐™ ๐™๐™–๐™ฉ๐™ž, ๐™—๐™š๐™ ๐™š๐™ง๐™Ÿ๐™–, ๐™™๐™–๐™ฃ ๐™ฅ๐™ช๐™ก๐™–๐™ฃ๐™œ.... ๐™จ๐™š๐™—๐™š๐™ก๐™ช๐™ข ๐™–๐™ ๐™๐™ž๐™ง๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™ฉ๐™–๐™  ๐™จ๐™š๐™ข๐™ฅ๐™–๐™ฉ ๐™จ๐™–๐™ข๐™ฅ๐™–๐™ž.

๐˜ฟ๐™–๐™ฃ ๐™™๐™ž ๐™–๐™ฃ๐™ฉ๐™–๐™ง๐™– ๐™ฅ๐™ช๐™ž๐™ฃ๐™œ-๐™ฅ๐™ช๐™ž๐™ฃ๐™œ ๐™ ๐™š๐™ง๐™š๐™ฉ๐™– ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ง๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™จ๐™š๐™ , ๐˜ผ๐™™๐™– ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฉ๐™–๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™—๐™–๐™๐™ฌ๐™– ๐™™๐™ž ๐™—๐™–๐™ก๐™ž๐™  ๐™จ๐™š๐™ฉ๐™ž๐™–๐™ฅ ๐™ ๐™š๐™ฅ๐™š๐™ง๐™œ๐™ž๐™–๐™ฃ, ๐™–๐™™๐™– ๐™˜๐™ž๐™ฃ๐™ฉ๐™– ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ฉ๐™–๐™  ๐™จ๐™š๐™ก๐™š๐™จ๐™–๐™ž. ๐˜ฟ๐™ž ๐™จ๐™ž๐™ฃ๐™ž๐™ก๐™–๐™, ๐™™๐™ž ๐™จ๐™ฉ๐™–๐™จ๐™ž๐™ช๐™ฃ ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™—๐™š๐™ง๐™ช๐™—๐™–๐™ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™Ÿ๐™–๐™™๐™ž ๐™™๐™ช๐™ ๐™–, ๐™˜๐™ž๐™ฃ๐™ฉ๐™– ๐™จ๐™š๐™ค๐™ง๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ž๐™—๐™ช ๐™ฅ๐™–๐™™๐™– ๐™–๐™ฃ๐™–๐™ ๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™ฉ๐™š๐™ง๐™ฅ๐™–๐™ ๐™จ๐™– ๐™ฅ๐™ช๐™ฉ๐™ช๐™จ ๐™™๐™ž ๐™ฉ๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ ๐™Ÿ๐™–๐™ก๐™–๐™ฃ. ๐™๐™–๐™  ๐™–๐™™๐™– ๐™ฅ๐™š๐™ก๐™ช๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™š๐™ก๐™–๐™ข๐™–๐™ฉ ๐™ฉ๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™œ๐™–๐™ก. ๐™๐™–๐™  ๐™–๐™™๐™– ๐™ ๐™š๐™˜๐™ช๐™ฅ๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™š๐™—๐™š๐™ก๐™ช๐™ข ๐™ฉ๐™ž๐™™๐™ช๐™ง. ๐™”๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ฉ๐™š๐™ง๐™จ๐™ž๐™จ๐™– ๐™๐™–๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™ฉ๐™–๐™จ ๐™ฅ๐™š๐™ฃ๐™™๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™ž๐™ฃ ๐˜ผ๐™Ž๐™„ ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™™๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™ž๐™ฃ, ๐™™๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™š๐™—๐™ค๐™ฉ๐™ค๐™ก ๐™จ๐™ช๐™จ๐™ช ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ฉ๐™–๐™  ๐™จ๐™š๐™ข๐™ฅ๐™–๐™ฉ ๐™™๐™ž๐™๐™–๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฉ๐™ ๐™–๐™ฃ.

๐™Ž๐™š๐™ข๐™ค๐™œ๐™– ๐™ฅ๐™–๐™ง๐™– ๐™ž๐™—๐™ช ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™œ๐™ช๐™œ๐™ช๐™ง ๐™™๐™–๐™ก๐™–๐™ข ๐™ ๐™š๐™˜๐™š๐™ก๐™–๐™ ๐™–๐™–๐™ฃ ๐™ž๐™ฃ๐™ž ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™™๐™–๐™ฅ๐™–๐™ฉ ๐™ฉ๐™š๐™ข๐™ฅ๐™–๐™ฉ ๐™ฉ๐™š๐™ง๐™—๐™–๐™ž๐™  ๐™™๐™ž ๐™จ๐™ž๐™จ๐™ž-๐™‰๐™ฎ๐™–. ๐˜ฟ๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™š๐™ข๐™ค๐™œ๐™– ๐™–๐™ฃ๐™–๐™ -๐™–๐™ฃ๐™–๐™  ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™™๐™ž๐™ฉ๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™œ๐™–๐™ก๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ข๐™–๐™จ๐™ž๐™ ๐™ฉ๐™š๐™ง๐™ก๐™–๐™ก๐™ช ๐™ ๐™š๐™˜๐™ž๐™ก ๐™ช๐™ฃ๐™ฉ๐™ช๐™  ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™œ๐™š๐™ง๐™ฉ๐™ž ๐™–๐™ง๐™ฉ๐™ž ๐™ ๐™š๐™๐™ž๐™ก๐™–๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™ฉ๐™š๐™ฉ๐™–๐™ฅ ๐™™๐™ž๐™Ÿ๐™–๐™œ๐™–, ๐™ฉ๐™š๐™ฉ๐™–๐™ฅ ๐™™๐™ž๐™˜๐™ช๐™ ๐™ช๐™ฅ๐™ž ๐™ง๐™–๐™จ๐™– ๐™ง๐™ž๐™ฃ๐™™๐™ช๐™ฃ๐™ฎ๐™– ๐™ค๐™ก๐™š๐™ ๐™ค๐™ง๐™–๐™ฃ๐™œ-๐™ค๐™ง๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ข๐™–๐™จ๐™ž๐™ ๐™–๐™™๐™–.

๐™Ž๐™š๐™ก๐™–๐™ข๐™–๐™ฉ ๐™Ÿ๐™–๐™ก๐™–๐™ฃ, ๐™ฅ๐™–๐™ง๐™– ๐™ฅ๐™š๐™Ÿ๐™ช๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™ ๐™š๐™˜๐™ž๐™ก ๐™ฎ๐™–๐™ฃ๐™œ ๐™—๐™š๐™ง๐™–๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™–๐™ฉ ๐™™๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™๐™–๐™ง๐™–๐™ฅ๐™–๐™ฃ . ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ™ (an)

#๐™†๐˜ผ๐™„ 

#๐™๐™–๐™—๐™ง๐™–๐™ ๐™–๐™ฃ๐™†๐™š๐™ง๐™š๐™ฉ๐™– 

#๐™†๐™๐™‡

Share:

Patroli Gabungan Polres Karo Tekan Potensi Kejahatan 3C di Kabanjahe–Berastagi

SumutJaya.com, Karo (Sumut) – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, jajaran Polres Karo melaksanakan kegiatan patroli mobile dan stasioner pada Sabtu(25/4/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) AKP Andita Sitepu, S.H., M.H., bersama para Perwira Pengendali (Padal), piket Provos, serta piket fungsi.

Patroli dimulai sekira pukul 22.00 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Kabanjahe dan Berastagi, di antaranya Jalan Veteran Terminal Kabanjahe, Jalan Desa Ketaren, Jalan Jamin Ginting depan Kantor Bupati Karo, hingga kawasan SPBU Halilintar 2 Berastagi. Selain itu, personel juga memantau Simpang 3 Kabanjahe, Simpang Laudah, Jalan Kota Cane depan Pajak Singa, serta Jalan Kapten Bangsi Sembiring.

Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan kendaraan dinas berupa mobil patroli Satlantas, mobil patroli Satsamapta, serta truk Dalmas guna menjangkau seluruh titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas dan kamseltibcar lalu lintas. Kegiatan ini difokuskan untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor), serta mengantisipasi potensi pelanggaran lalu lintas.

Personel di lapangan juga aktif menyambangi lokasi berkumpulnya masyarakat, seperti warung kopi, kafe, hingga permukiman warga. Kepada para remaja, petugas memberikan imbauan agar tidak terlibat dalam aksi kenakalan seperti tawuran maupun penyalahgunaan narkoba. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan di lingkungan sekitar.

“Melalui patroli ini, kami ingin memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Kami juga mengimbau agar masyarakat segera melapor melalui Call Center 110 apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kamseltibcar lalu lintas,” ujar AKP Andita Sitepu di sela kegiatan.

Dari hasil pelaksanaan patroli, situasi di wilayah hukum Polres Karo terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kecelakaan lalu lintas yang menonjol. 

Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari komitmen Polres Karo dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

( Sumber : Humas / Red )


Korwil - RI : Jan Gt

Share:

25 April 2026

Kasus Penganiayaan Ringan Berakhir Dengan Restorative Justice di Polsek Berastagi

SumutJaya.com,Berastagi, (Polmas)-Kasus Penganiayaan Berakhir Dengan Restorative Justice di Polsek Berastagi, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu, (25/4-2026), pukul 10.00 WIB. 

Keadilan Restoratif (Restorative justice) saat ini menjadi prioritas kepolisian dalam melakukan penyelesaian perkara ringan agar tidak semua kasus berakhir di pengadilan dengan pemenjaraan, sesuai prinsipnya yang selalu mengedepankan pemulihan kembali pada keadaan semula dan mengembalikan pola hubungan baik dalam masyarakat. 

Polsek Berastagi menyelesaikan perkara kasus Tindak Pidana Penganiayaan secara Restoratif Justice, Sabtu 25 April 2026 pukul 10.00 WIB hingga selesai yang dihadiri oleh Kanit Reskrim Berastagi AKP Mastergun Surbakti dan jajaran Personil Unit Reskrim Polsek Berastagi.

Peristiwa pidana dialami korban sekaligus pelapor inisial Dedi Andrian Panjaitan (21) warga Gg Ester IV, Desa Raya, Kecamatan Berastagi,  Kabupaten Karo. 

Kasus penganiayaan yang berujung Restorative Justice itu terjadi pada hari Rabu 11 Maret 2026 pukul 11.30 WIB di di Desa Raya, Kecamatan Berastagi yang dilakukan oleh inisial Putra Nainggolan (24) dan Efram Nainggolan (16), warga Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, tepatnya di persawahan milik agus Ginting dan sehubungan dengan laporan Polisi Nomor  : LP/B/B/16/III/2026/SPKT POLSEK BERASTAGI/POLRES KARO/POLDA SUMATERA UTARA. 

Tanggal 11 Maret 2026 pelapor a.n Dedi Andrian Panjaitan.  Dedi Andrian Panjaitan (pihak pertama) dengan Efram Nainggolan dan Putra Nainggolan (pihak kedua) sepakat untuk menyelesaikan permasalah tersebut diatas berdamai dengan secara kekeluargaan adapun isi perdamaian yaitu bahwa pihak kedua telah menyesali perbuatan nya yang telah melakukan penganiayaan terhadap diri pihak pertama. 

Pihak Pertama telah memaafkan Pihak II dan antara pihak pertama dan pihak kedua telah sepakat melakukan perdamaian secara kekeluargaan.

Pihak kedua dengan hati yang tulus meminta maaf kepada pertama dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. 

Bahwa pihak kedua bersedia mengganti biaya pengobatan pihak pertama yang diakibatkan penganiayaan yang dilakukan pihak kedua dengan adanya surat perjanjian apabila poin tersebut dilanggar oleh masing-masing pihak, maka pihak yang melanggar pernyataan tersebut bersedia dituntut sesuai hukum yang berlaku di NKRI. 

Kapolsek Berastagi AKP Henry Tobing SH, yang diwakili Kanit Reskrim Berastagi AKP Mastergun Surbakti SH, kepada wartawan menjelaskan "restorative justice dilakukan berdasarkan perdamaian yang telah terjadi secara musyawarah dan kekeluargaan antara pelaku dengan korban" ujar Kanitres. 

Pihak kedua dan pihak pertama tidak akan menuntut atas kejadian tersebut dan akan menyelesaikan permasalahan secara musyawarah, apabila salah satu pihak melanggar perjanjian ini maka tindakan selanjutnya akan di selesaikan dengan cara menempuh jalur hukum dengan pihak yang berwajib. 

Perdamaian dilakukan sesuai Peraturan Kepolisian No. 08 Tahun 2021, tentang Penanganan Tindak Pidana berdasarkan Keadilan Restoratif yang merupakan Progran dari Kepolisian Negara RI dalam Penanganan Penyelesaian Kasus secara Restoratif Justice, yang dicanangkan Bapak Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, " terang Kanit Reskrim. 

Lanjutnya lagi, pelaku mengakui perbuatannya dan berjanji tidak akan menggulangi perbuatannya dan korban sepakat berdamai secara kekeluargaan serta tidak ingin melanjutkannya ke jalur hukum. “Keduanya juga membuat surat perdamaian dan surat pernyataan terkait restorative justice,” jelas nya. 

“Pelaku dan korban juga telah sepakat membuat Surat Permohonan Pencabutan Perkara/Laporan Pengaduannya ke Polsek Berastagi tutup AKP Mastergun Surbakti. St Manalu


Korwil- RI : Jan Gt

Share:

24 April 2026

Puluhan Tahun Menuntut Keadilan Tidak Dihiraukan, Akhirnya Ahli Waris Sa'amah Gugat Sertifikat Hak Pakai No.45 Pemprov DKI Jakarta, PT JAKPRO,PT LRT, BPN dan BHP Turut Tergugat di PN Jakarta Utara

Assoc.Prof.Dr.Gea: DKI KEDEPANKAN KEMANUSIAAN

SumutJaya.com, Jakarta. -Akhirnya Ahli waris Sa'amah menggugat Pemprov. DKI Jakarta, PT. Light Rail Trxansit (LRT) Jakarta.

PT. Jakarta Propertindo (JAKPRO) dan Balai Harta Peninggalan DKI Jakarta sebagai Turut Tergugat terkait lahan yang di kuasai oleh Pemprov DKI Jakarta  berdasarkan  sertifikat Hak Pakai Nomor: 45 atas nama Pemegang Hak Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta, seluas ±106.697 m2 [lebih kurang seratus enam ribu enam ratus sembilan puluh tujuh meter persegi] atas nama pemegang hak Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta, yang terletak di Jalan Raya, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Kota Jakarta Utara adalah milik ahli waris Sa'amah berdasarkan Akte Van Eigendom Verponding Nomor: 8335 Atas Nama Sa’amah.

Saat ini lahan aquo di manfaatkan oleh PT.JAKPRO, PT.LRT dan kita siap melakukan tuntutan melalui gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, sebenarnya kita sudah melakukan pendekatan sosiologis namun pihak Tergugat mengabaikannya.

Kita menuntut sikap  kemanusiaan dari  Pemprov.DKI beserta pihak PT.JAKPRO, PT.LRT.

Kita sangat mengharapkan sikap kemanusiaan dari Pemprov DKI agar hak- hak keperdataan yang di rugikan selama ini dapat penuhi oleh pihak Pemprov.DKI.

Dari kajian norma dan historycal membuktikan bahwa lahan aquo  memiliki peristiwa dan hubungan hukum yang konkrit miliknya ahli waris Sa'amah berdasarkan Akte Van Eigendom Verponding Nomor: 8335  Atas Nama Sa’amah dan kami yakini bahwa  Pemprov DKI DKK sulit untuk  menghindar dari pertanggungjawaban hukum untuk memenuhi hak- hak dari ahli waris Sa'amah.

Kita berharap proses peradilan berjalan dengan objektif. Segala alasan- alasan hukum dalam mengajukan gugatan sudah kita kemas dalam posita gugatan. (RL/Red)

Share:

BERITA UTAMA

Digrebek di Penginapan, 2 Tersangka dan Puluhan Vape Diduga Narkotika Diamankan

SumutJaya.com, Karo (Sumut) . - Peredaran narkotika dengan modus baru kembali terungkap. Kali ini, aparat Satresnarkoba Polres Karo membongk...

Image

PASANG IKLAN DI SINI

Image

Arsip Blog

PASANG IKLAN DI SINI

Image
Image