Pantauan di lokasi menunjukkan, suara ledakan petasan dari luar hotel memicu peserta di lantai tiga berlarian keluar ruang sidang. Mereka berdesakan turun ke lantai dasar untuk memastikan keamanan, sementara ratusan orang bergerak ke Jalan Putri Hijau mencari sumber ledakan. Di simpang Jalan Perintis Kemerdekaan, massa sempat berupaya blokir jalan untuk buru pelaku.
Kepolisian cepat tanggap. Puluhan personel dikerahkan mengamankan perimeter hotel dan area Musda, mencegah eskalasi ke gangguan keamanan lebih besar. Hingga berita ini diturunkan, situasi terkendali tanpa laporan tidak ada korban jiwa atau kerusakan signifikan.
Sekretaris Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Sumut, Muhammad Asril, menegaskan tak ada keributan di dalam forum. "Di dalam sidang tidak ada keributan. Semua tahapan berjalan sesuai rencana. Panitia hanya minta pihak luar yang bukan peserta atau peninjau resmi menyesuaikan diri demi kelancaran," ujar Asril saat ditemui wartawan.
Asril menilai dinamika ini wajar dalam demokrasi internal Partai Golkar. "Dinamika luar biasa ini mencerminkan kehidupan sehat, selama dalam koridor organisasi. Kami apresiasi masyarakat yang mengawal Musda XI ini," tambahnya. Ia juga sebut seluruh kader sudah diarahkan menjaga kondusivitas sesuai instruksi Plt Ketua DPD Golkar Sumut.
Insiden ini menambah catatan dinamika Musda Golkar Sumut yang telah menarik perhatian publik. Polisi terus selidiki identitas massa pelaku untuk cegah kejadian serupa. (Fajar)







