29 Januari 2026

MTsN 4 Langkat Gandeng Dosen STAIN Madina Latih Siswa Jadi Desainer Grafis

SumutJaya.com, Langkat. -Siapa bilang madrasah di daerah hanya jago teori? MTsN 4 Langkat baru saja membuktikan kelasnya dengan melakukan langkah besar yang "menggetarkan" panggung pendidikan di Langkat.Tidak tanggung-tanggung, Madrasah ini mendatangkan langsung pakar komunikasi dari STAIN Mandailing Natal untuk melatih siswanya menjadi kreator konten dakwah kelas wahid.

Jumat (30/1), Aula Pantai N.G. Bahorok kecamatan Bahorok kabupaten Langkat propinsi sumatera Utara.

Resto Gelugur mendadak berubah menjadi laboratorium kreatif yang intens. Sebanyak 24 siswa MTsN 4 Langkat Pengurus OSIM Periode 2025-2026 digembleng habis-habisan dalam kegiatan bertajuk "Pelatihan Produksi Poster Dakwah bagi Siswa". Pemilihan lokasi di luar lingkungan sekolah ini membuktikan bahwa MTsN 4 Langkat totalitas dalam memberikan atmosfer belajar yang baru dan profesional, sekaligus menjadi "tamparan" keras bagi sekolah lain yang masih terjebak dalam metode dakwah konvensional yang membosankan.

Sosok narasumber, Ahmad Salman Farid, M.Sos, menjadi magnet utama dalam pelatihan ini. Sebagai akademisi sekaligus praktisi komunikasi dari STAIN Mandailing Natal, beliau tidak hanya memberikan teori teknis, tetapi juga menanamkan filosofi komunikasi visual yang kuat kepada para siswa. Kehadiran beliau memastikan bahwa 24 peserta pelatihan mendapatkan standar ilmu setingkat perguruan tinggi, yang memaksa mereka untuk berpikir kritis dan kreatif dalam meramu pesan dakwah ke dalam bentuk poster digital yang memikat mata.

Kepala MTsN 4 Langkat, Syafruddin, S.Pd.I, MA, menegaskan bahwa madrasah harus menjadi garda terdepan dalam penguasaan teknologi.

"Kita tidak ingin siswa kita hanya menjadi penonton di dunia digital. Kami sengaja mengundang narasumber ahli, Ahmad Salman Farid, M.Sos dari STAIN Madina, untuk memastikan kualitas instruksi yang diterima siswa adalah level tinggi. Ini bukan sekadar pelatihan, ini adalah pernyataan bahwa MTsN 4 Langkat siap bertarung di era visual!" tegas kepala sekolah yang bersahaja kepada semua media.dengan penuh semangat.

Kehadiran dosen dari Mandailing Natal ini memberikan warna baru. Siswa tidak hanya diajarkan membuat gambar, tapi menyisipkan nilai-nilai Islam ke dalam estetika modern.

Sri Ayuni, S.Pd., selaku guru pendamping, melihat antusiasme yang luar biasa dari ke-24 peserta.

"Hasil karya anak-anak hari ini di luar ekspektasi. Dengan sentuhan profesional dari narasumber, mereka membuktikan bahwa anak madrasah bisa menghasilkan karya estetis yang provokatif secara positif untuk menyebarkan kebaikan," ujarnya.kepada kru media.

Senada dengan itu, Arliyanti Sitepu, S.Pd., juga menambahkan bahwa kegiatan ini adalah awal dari dominasi MTsN 4 Langkat di ranah media sosial.

"24 siswa ini adalah pionir. Mereka sekarang punya senjata baru berupa keahlian desain grafis. Sekolah lain mungkin baru berencana, tapi kami di MTsN 4 Langkat sudah mengeksekusinya dengan mendatangkan yang terbaik dari STAIN Madina," pungkasnya.

Pelatihan ini diharapkan tidak hanya melahirkan poster, tapi juga melahirkan generasi pendakwah visual yang siap menguasai lini masa media sosial dengan pesan-pesan yang sejuk namun dikemas secara berani dan modern. (Agus)

Share:

BERITA UTAMA

Didukung 30 DPD, Andar Amin Harahap Serahkan Berkas Pendaftaran Ketua Golkar Sumut

SumutJaya.com, Medan. — Andar Amin Harahap resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai Bakal Calon Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Uta...

Image

PASANG IKLAN DI SINI

Image

Arsip Blog

PASANG IKLAN DI SINI

Image
Image