Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pendiri Ikatan Mubaligh Antar Mesjid (IMAM) Indonesia sekaligus Ketua IMAM Sumut, Drs. H. Sutrisno, menyampaikan dan ingat bahwa Pondok Konstitusi terbuka menampung aspirasi warga Tanjung Gusta. Ia memohon bantuan perbaikan Jalan Sekata sepanjang 200 meter yang rusak parah, termasuk akses menuju TK setempat. "Pernah diusulkan sebelumnya, tapi hanya dicat pilox dan belum juga diaspal," ujarnya.
Irwan Widianto, Ketua PCM Helvetia, mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat. Ia menyebut PCM Helvetia kini telah membawahi enam ranting dan meminta Muhammad Yasin membina Pemuda Muhammadiyah di Tanjung Gusta.
Assoc. Prof. Dr. Ali Yusran Gea, SH, MKN, MH sebagai Pembina, memberikan saran agar Muhammadiyah merekrut warga lokal yang potensial. "Kita satu hati dan fikiran di Muhammadiyah," katanya.
Selain itu Imam Lukman Hakim Nasution, Ketua PRM Tanjung Gusta, menambahkan bahwa Ali Yusran Gea adalah "orang Muhammadiyah tulen".
Sementara Muhammad Yasin Ali Gea,SH, Yasin juga menyambut baik dan dengan ramah silahturahmi pengurus Muhammadiyah dan siap memimpin pembinaan kepemudaan Muhammadiyah. Ia menekankan agar tidak ada warga Tanjung Gusta yang terabaikan. Siap mendukung program dan gerakan Pemuda Muhamadiyah.
Hadir dalam silahturahmi pengurus Muhammadiyah seperti Irwan Widianto (Ketua PCM Helvetia), Tri Guntoro (Wakil Sekretaris PRM Tanjung Gusta), Amri Chan (Bendahara PRM Tanjung Gusta), Ahmad Afandi (Sekretaris PRM Tanjung Gusta), Lukman Hakim Nasution (Ketua PRM Tanjung Gusta), serta Drs. H. Sutrisno. Tuan rumah disambut oleh Assoc. Prof. Dr. Ali Yusran Gea, SH, MKN, MH, Muhammad Yasin Ali Gea, SH, Rizki Saragih dan Rahmad Pulungan. (Red)








