Di Desa Baling Karang, 90 KK menerima paket shelter kits berisi tilam, gergaji tangan, paku, dan martil. Sebanyak 55 KK rentan—termasuk ibu hamil, lansia di atas 70 tahun, balita, serta penyandang disabilitas—juga mendapat tambahan hygiene kits. Sementara di Desa Juar, 105 KK memperoleh shelter kits, dengan hygiene kits ekstra untuk keluarga rentan.
Pada Desa Pematang Durian, 115 KK menjadi penerima manfaat: 79 KK hygiene kits dan 36 KK rentan shelter kits. Di Desa Tanjung Gelumpang, 131 KK hygiene kits dan 81 KK rentan shelter kits didistribusikan.
Meski tim menghadapi tantangan berat, seperti kendaraan terjebak genangan lumpur lebih dari lima jam yang memaksa distribusi bergeser ke malam hari, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Muhammad Khadafi, Koordinator Lapangan Program SuFRA Phase 2, menegaskan distribusi dilakukan berdasarkan asesmen dan data dari koordinasi dengan pemerintah desa.
"Kami prioritaskan keluarga paling terdampak dan kelompok rentan agar bantuan tepat sasaran," katanya.
Perwakilan masyarakat di tiap desa menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. Mereka juga menyuarakan kebutuhan lanjutan, seperti peralatan pertukangan untuk perbaikan rumah rusak. Tim PKPA konsisten mengutamakan kelompok rentan sepanjang proses.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen PKPA dan mitra dalam meringankan beban masyarakat pasca-bencana, meski medan sulit menjadi ujian nyata. (Red)







