Jonista menuturkan bahwa donor darah secara rutin memiliki manfaat besar, baik bagi penerima maupun pendonor. “Donor darah tiga kali setahun sangat membantu ketersediaan stok darah bagi yang membutuhkan, sekaligus berdampak positif bagi kesehatan tubuh,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, kebiasaan berdonor yang dilakukannya secara rutin membuat tubuh terasa lebih sehat dan bugar. Pengalaman tersebut mendorongnya untuk mengajak personel Polres serta masyarakat luas agar tidak ragu mendonorkan darah. “Saya sudah merasakan sendiri manfaatnya. Mari kita jadikan donor darah sebagai kebiasaan. Ayo, donor darah,” ajaknya.
Kabag Ops berharap kesadaran personel dan masyarakat semakin meningkat, sehingga ketersediaan darah di PMI tetap terjaga. Menurutnya, kepedulian melalui donor darah merupakan bentuk nyata solidaritas dan kepedulian sosial yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Kegiatan donor darah merupakan bukti nyata Bhayangkara berjiwa penolong. Tidak hanya mengabdikan tenaga dan pikiran dalam pelaksanaan tugas pokok, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan melalui donor darah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Nilai kemanusiaan dan pengabdian tersebut harus terus diwujudkan dalam tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya. ( Sumber : Humas / Red )
Korwil - RI : Jan Gt







