Kegiatan ini merupakan tradisi tahunan Pemko Pematangsiantar lewat Perumda Tirtauli yang tetap dipertahankan oleh Wesly Silalahi,SH, MKn,dan juga sebagai bentuk komitmen Perumda Tirtauli sebagai BUMD Kota Pematangsiantar untuk mendukung peribadatan masyarakat serta menjaga nilai toleransi dan ketakwaan selama bulan Suci Ramadhan
Kegiatan ini berlangsung di Rumah Dinas Walikota Pematangsiantar,Jalan Kapten MH.Sitorus no 18p,kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Sabtu ( 28/2/2026 ).
Dalam sambutannya Dirut Perumda Tirtauli ( Arianto, ST) mengatakan ada beberapa program Perumda Tirtauli pada bulan Ramadhan ini menggratiskan pembayaran rekening air sebanyak 161 Mesjid dan Mushollah,memberikan tali asih kepada Fakir Miskin sebanyak 100 orang,BKM mesjid sebanyak 12 orang serta memberikan tali asih kepada Ustad yang mengisi ceramah di Perumda Tirtauli, semua program ini merupakan dukungan dan arahan dari Bapak Walikota Pematangsiantar ( Wesly Silalahi,SH, MKn) dan kami atas nama jajaran direksi dan karyawan Perumda Tirtauli mengucapkan ribuan Terima kasih kepada Bapak Walikota Pematangsiantar yang kedepannya tetap masih kami harapkan bimbingan dan arahannya.
Walikota Pematangsiantar juga mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk dukungan moral dan material kepada umat beragama dalam menjalankan ibadahnya
Penyerahan Tali asih dilakukan Walikota beserta Ibu ( Liswaty Sinaga),direksi Perumda Tirtauli dan Forkopimda secara bergantian dengan sesi foto bersama dengan penerima tali asih
Di akhir kegiatan sembari menunggu berbuka puasa,Ketua MUI Kota Pematangsiantar ( Drs.H.Muhammad Ali Lubis) memberikan Tausyiah tentang kerukunan antar umat beragama mengenai Ukhuwah ( persaudaraan) a/l :
1.Ukhuwah Islamiyah,ikatan kasih sayang,persahabatan,dan solidaritas antar sesama umat muslim yang didasari oleh kesamaan Akidah ( iman) karena Allah SWT,menciptakan persatuan yang kokoh,menjaga Silaturahmi, serta membawa ketenangan bathin dan keberkahan
2.Ukhuwah Wathaniyah,persaudaraan sebangsa dan setanah air,tanpa memandang perbedaan agama,suku,ras,budaya,atau bahasa,mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang damai, saling menghargai, serta memperkuat solidaritas
3.Ukhuwah Basyariyah,merupakan persaudaraan antar sesama manusia yang didasarkan pada kesamaan martabat sebagai mahluk ciptaan Allah SWT,menciptakan kehidupan rukun, damai, adil dan sejahtera dengan menjunjung tinggi nilai kemanusian,serta tidak membeda-bedakan identitas luar (agama/suku) dalam hal kebaikan.
Semoga kebersamaan kita ini harus diperkuat dan selalu menjaga kerukunan antar umat beragama ucapnya di akhir Tausyiah
Lanjut dengan berbuka puasa bersama dan menunaikan sholat Maghrib berjamaah.
Reporter : Hery







