Paket takjil dibagikan kepada masyarakat sekitar serta pengguna jalan raya, termasuk pengendara sepeda motor, mobil, dan pejalan kaki. Sejak sore hari, puluhan pengurus, anggota, serta relawan JPB bekerja terkoordinasi, memastikan distribusi berjalan tertib sambil menjaga keselamatan lalu lintas.
Ketua Umum JPB Sumatera Utara, Roiful Mahfudi, menegaskan Ramadhan sebagai momentum strategis berbagi kebaikan. "Kami ingin Ramadhan 1447 H ini menjadi ruang penguatan solidaritas sosial. Berbagi takjil bukan sekadar rutinitas, tapi komitmen nyata JPB untuk hadir di tengah masyarakat selama masih ada kesempatan memberi," katanya.
Roiful juga mengutip Al-Qur'an untuk mengukuhkan semangat kegiatan. "Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan" (QS. Al-Insan: 8). Ia menambahkan, nilai empati dan berbagi dalam Al-Qur'an menjadi fondasi gerakan sosial JPB.
Ketua Panitia Takjil Acil Harianto, didukung Bendahara Naufal dan Sekretaris Wagirin, memastikan seluruh proses tepat sasaran berkat gotong royong organisasi. Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan Sholat Maghrib berjamaah, memperkuat ukhuwah antarpeserta.JPB Sumatera Utara berharap aksi ini menginspirasi semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang inklusif, menjadikan Ramadhan momentum kebermanfaatan berkelanjutan bagi masyarakat luas. (Rl)
Reporter : Fajar
Editor : Redaksi SJ.








