Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menyampaikan sambutan penuh makna. "Perbedaan pendapat boleh ada, manuver dan dinamika justru tanda kematangan berpartai," tegasnya.
Doli sengaja mengundang kedua calon pesaing di Musda XI, Andar Amin Harahap dan Rolel Harahap, untuk bincang-bincang sehat dan santai soal masa depan Golkar Sumut. Keduanya hadir saat di kantor Golkar, menandakan rekonsiliasi pasca-kompetisi.
Turut hadir dalam acara itu Ketua DPRD Sumut Erniyanti Sitorus, Drs.H.Isma Fadli Ardya Pulungan, Dharma Putra Rangkuti, Palcheta Subianto, Dody Tahir, Syamsul Qomar, M.Yasir Ridho Loebis, Rolel Harahap, Zulkhairi Pahlawan. Ada juga Ketua AMPI Sumut Palacheta, Putri Daulay, Nazla Khairani, Afri Budi, Juni Piliang dan kader-muda lainnya seperti M.Hatta Tanjung, Agmes Sitepu dan Agung Angkat.
Di bulan Suci Ramadhan yang penuh kebaikan, Doli menekankan penguatan persaudaraan. "Komunikasi antar-kader Golkar Sumut selama ini tetap terjaga baik. Di luar sana kita bermaaf-maafan dengan orang lain, apalagi sesama keluarga besar Golkar. Silaturahmi kita tak pernah putus," ujar Wakil Ketua Baleg DPR RI ini.
Pertemuan ini menegaskan soliditas Golkar Sumut meski sempat bergolak. "Sekeras apa pun kompetisi kemarin, itu bagian dari pendewasaan diri dan konsolidasi partai," jelas Doli.
Ia mengajak buka lembaran baru. "Kami sepakat bersama membangun kebesaran Golkar. Tak boleh ada satu kader pun yang tertinggal. Saya minta Andar Amin sebagai Ketua terpilih merangkul semua potensi, senior maupun junior," pungkasnya.
Acara Silaturahmi ini jadi sinyal positif Golkar Sumut di Bulan Puasa Ramadhan dan agenda ke depan dengan semangat persatuan dan kesatuan yang kokoh.
■Fajar Trihatya







