"Tidak ada arahan khusus dari DPP. Prioritas Musda ini adalah evaluasi program dan arah Partai Golkar Sumut masa depan," tegas Ketua Steering Committee (SC) Musda XI, Syamsul Qomar, saat menyampaikan keterangan kepada wartawan di Medan, Selasa (28/1/2026).
Kesiapan Matang Panitia dan Agenda Komisi Utama
Rapat persiapan dihadiri lengkap jajaran panitia dan SC, termasuk Ketua Panitia Penyelenggara Zulkhairi Pahlawan, Wakil Ketua SC Muchrid, Wakil SC Drs. Isma Fadly Ardya Pulungan SH.,MH, Sekretaris SC M. Asril, serta Anggota SC Indra Alamsyah. Kehadiran penuh ini menegaskan kesiapan total sesuai tahapan organisasi.
Syamsul menjelaskan, Musda akan membahas tiga komisi utama sebagai fondasi kebijakan strategis, sekaligus menyerap aspirasi kader dan masyarakat untuk memperkuat budaya politik Golkar.
Syarat Ketat Calon Ketua dan Nama yang Mencuat.
Pendaftaran bakal calon Ketua DPD Golkar Sumut periode 2025–2030 dibuka mulai Selasa (28/1) dan ditutup Kamis (30/1) pukul 21.00 WIB. Calon wajib memenuhi 10 syarat ketat, termasuk persetujuan Ketua Umum DPP dan komitmen waktu penuh untuk partai, meski DPP berwenang beri diskresi.
Dua nama potensial sudah mencuat: Hendri Sitorus (kepala daerah aktif) dan Andar Muda Harahap (mantan bupati sekaligus anggota DPR RI). "Keduanya figur handal," ujar Syamsul.
Penentuan ketua murni ditentukan 39 pemilik suara dari DPD kabupaten/kota se-Sumut serta organisasi sayap, tanpa tekanan eksternal. "Demokrasi internal Golkar berjalan sehat," tandasnya.
Harapan Lahirkan Pemimpin dan Gagasan Pro-Rakyat
Wakil SC Drs. Isma Fadly Ardya Pulungan SH.,MH menambahkan, Musda diharapkan melahirkan pemimpin sekaligus gagasan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan program pembangunan Sumatera Utara. SC juga membuka masukan dari Fraksi Golkar DPRD Sumut untuk disampaikan ke DPP. (Hcs)







